Suara Serang - Sebanyak 16 anak didampingi orangtuanya mengikuti kegiatan pelatihan konten kreator. Para anak berkubutuhan khusus atau disabilitas tersebut mendapat bimbingan langsung dari Marcommads Edulearn Centre, di Gedung Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan (DNIKS), Jakarta.
Program pelatihan konten kreator untuk anak berkebutuhan khusus itu sebagai bentuk kemandirian dalam jangka panjang, terutama bagi anak-anak yang mengembangkan kreativitas tanpa batas.
"Anak-anak ini memiliki kretativitas tanpa batas sehingga sangat bermanfaat ketika mereka mengembangkan ide-ide dan karya, salah satunya melalui konten kreator profesional," jelas RA Loretta Kartikasari, Founder Marcommads Edulearn Centre, Minggu (15/10/2023).
Adapun kegiatan pelatihan konten kreator bagi anak-anak disabilitas telah berlangsung, Sabtu (14/10/2023) kemarin.
Marcommads berharap ada capaian yang didapat para peserta, yang sebelumnya mendaftar sebanyak 40-an lebih anak.
Membimbing anak disabilitas atau berkebutuhan khusus ini merupakan program kolaborasi antara Marcommads Edulearn Centre dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan.
"Jadi mereka juga didampingi orangtua mereka, sehingga ada kolaboras antara anan dan atau mama/papa mereka, sehingga dapat mewujudkan pribadi yang tumbuh sebagai konten kreator," tutur wanita disapa Dya Loretta itu.
Para peserta selain menerima bimbingan atau tips jadi konten kreator dalam hal ini diasuh Arif Handoko (Marcommads Edulearn Centre), peserta juga mengikuti demo masak Sajian Sedap Resi Listiani, yakni bagaimana mengolah menu pangsit goreng sosis.
Adapun Ketua Umum DNIKS, Tantyo Sudharmono mengapresiasi antusiasme para anak dan orang tua peserta kegiatan. Yang menurutnya ada dua faktor penting bagi anak dari kegiatan itu.
"Cinta dan dukungan dari peran lingkungan terdekat, yaitu orangtua," kata Tantyo Sudharmono.
Baca Juga: Antisipasi Kecurangan, Jubir Anies Baswedan Minta Relawannya untuk Siap saat Pemilu 2024 Nanti
Marcommads Edulearn Centre maupun Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan berharap kolaborasi antara keduanya dalam penyelenggaran tips konten kreator bagi anak berkebutuhan khusus terus berkesinambungan. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat