SuaraSoreang.id - Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan kenaikan BBM pada Sabtu siang (3/9/2022) lalu.
Beberapa jenis BBM yang mengalami kenaikan antara lain BBM jenis Pertalite yang sebelumnya Rp7.650 kini menjadi Rp10.000, dan Pertamax dari harga Rp12.500 menjadi Rp14.500.
Sontak kenaikan harga BBM tersebut menimbulkan efek domino terhadap berbagai kebutuhan masyarakat lainnya seperti sembako dan lain-lain yang saat ini juga ikut mengalami kenaikan.
Menyusul kebijakan tersebut, banyak kelompok masyarakat mengeluhkan bahkan melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, termasuk kelompok Cipayung Plus Kabupaten Garut.
Kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa diantaranya HMI, PMII, IMM, Hima Persis, dan berbagai organisasi mahasiswa lainnya, mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Garut yang terkena dampak kenaikan harga BBM untuk ikut bersama-sama menyuarakan aspirasi mereka.
Rencananya, aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM tersebut akan dilaksanakan pada Rabu (7/9/2022) pukul 9.00 dengan rute mulai dari Simpang Lima Garut menuju Kantor Bupati dan berakhir di Gedung DPRD Kabupaten Garut.
Adapun isi dari tuntutan yang disampaikan dalan aksi unjuk rasa besok antara lain sebagai berikut:
1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Garut untuk bersama-sama menolak kenaikan BBM.
2. Mendesak Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran menurunkan harga BBM.
Baca Juga: 3.000 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Aksi Partai Buruh di Depan Gedung DPR RI
3. Berantas dan tangkap mafia BBM.
4. Menuntut Pemerintah Daerah untuk mendesak Pemerintah Pusat untuk menurunkan harga BBM.
5. Mendorong DPRD Kabupaten Garut untuk mendesak DPR RI/MPR RI untuk memakjulkan Presiden dan Wakil Presiden serta mengevaluasi kinerja Kabinet.
Berita Terkait
-
Perwakilan Pendemo Tolak Kenaikan Harga BBM Bisa Bertemu Pihak Istana, Jokowi Ada di Bogor
-
Awas! Jalan Gatot Subroto Ditutup Imbas Demo Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM Di DPR
-
Massa Buruh Tolak Kenaikan BBM Menyemut di DPR, Jalan Gatot Subroto dan Pintu Tol Ditutup
-
Imbas Harga BBM Naik, HNSI Bandar Lampung Minta Kuota Solar Diprioritaskan bagi Nelayan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur