SuaraSoreang.id-Usai laga Persib kontra Arema FC pada laga lanjutan pekan kesembilan Liga 1 2022-2023, Minggu 11 September 2022. Persib terus memusatkan latihan.
Persib langsung mempersiapkan diri lakukan sesi latihan jelang melawan Barito Putra pada lanjutan pekan kesepuluh Liga 1 2022-2023.
Persib akan menjamu Barito Putra di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 16 September 2022 nanti.
Sesi latihan Persib dilakukan pada Selasa, 13 September 2022, seluruh pemain menjalani saesi latihan di Stadion Persib.
Pada sesi latihan ini, terdapat dua pemain yang masih menjalani masa pemulihan cedera yaitu Victor Igbonefo dan Ezra Walian
Keduanya menjalani latihan penguatan otot pada sesi latihan tersebut. Sementara, Febri Hariyadi absen berlatih karena terserang demam pagi hari ini, Selain Febri, Frets Listanto Butuan pun masih absen latihan.
Absennya beberapa pemain Persib bisa diisi oleh tiga pemain Persib U-20 yang bergabung latihan yaitu kiper Fadri Sidiq, Antonius Emanuel Sina dan Adam Ahmad Malik.
Selain itu, ada juga Ferdiansyah yang baru pulang dari pemusatan latihan Timnas U-19 pun sudah bergabung.
Menu latihan yang diberikan Milla kali ini adalah peningkatan kebugaran pemain.
Baca Juga: Lagu Kebangsaan Inggris Diubah Usai Raja Charles III Naik Takhta Gantikan Ratu Elizabeth II
Lanjut setelah itu, sejumlah pemain yang pada laga sebelumnya bermain, berlatih ringan seperti yang dilakukan Nick Kuipers, Daisuke Sato dan Marc Klok.
Sementara mayoritas pemain, terutama yang tidak bermain, berlatih di dalam tiga kelompok kecil yang dihuni masing-masing empat orang. Setiap kelompok diharuskan bisa menguasai bola selama mungkin.
Di akhir sesi latihan, Milla mengasah kemampuan anak asuhnya dalam membangun serangan melalui umpan-umpan silang. Di bawah mistar, kiper Fitrul Dwi Rustapa dan I Made Wirawan dituntut untuk menghalau bola yang mengarah ke gawang.
Erwin dan Frets Absen, Milla Harapkan Febri Hariyadi
Jelang laga lanjutan Liga 1 melawan Barito, Persib tidak akan diperkuat Erwin Ramdani dan Frets Butuan.
Erwin Ramdani mengalami cedera patah tulang selangka pada laga kontra Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Minggu, 11 September 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Laga Persib vs Barito, Luis Milla Harapkan Febri Segera Sembuh
-
Tak Diperkuat Erwin dan Frets, Milla Tetap Optimis Persib dapat Lakukan yang Terbaik pada Laga Kontra Barito Putera
-
Kondisi Terkini Erwin Usai Patah Tulang di Laga Keras Persib vs Arema
-
Usai Laga Kemenangan Persib, Erwin Ramdani Patah Tulang dan Dioperasi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?