/
Rabu, 28 September 2022 | 20:50 WIB
Ilustrasi aktivitas di SPBU (dok. soreang.suara.com)

"Tujuannya adalah dalam rangka pengendalian tingkat inflasi di Kabupaten Bandung. Teknisnya, kami sudah mendata trayek lokal, yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung adalah 2.847 kendaraan yang tersebar di 58 trayek se-Kabupaten Bandung dari mulai Nagreg sampai Rancabali,"  tuturnya.

Menurutnya, masing-masing kendaraan akan menerima subsidi BBM per harinya sebanyak 5 liter selama tujuh hari, sehingga sebanyak 35 liter per bulan.

"35 liter itu untuk bulan Oktober, Nopember, dan Desember 2022. Khusus hari ini adalah launchingnya untuk melayani rekan-rekan pengemudi angkutan umum trayek Soreang Banjaran, lokasinya di SPBU Cipetir," ucapnya.

Iman Irianto mengatakan, untuk pelaksanaan launching hari ini  sebanyak 20 kendaraan yang dihadirkan. "Dengan adanya pemberian subsidi ini adalah untuk meringankan biaya operasional kendaraan dari para pengemudi dan pengusaha angkutan umum," katanya.

Dikatakan Imam Irianto, pihaknya bukan melakukan pendekatan kepada perorangannya, tapi pendekatan kepada kendaraan angkutan umumnya. 

"SPBU-nya disesuaikan dengan lintasan masing-masing daerah. Contoh trayek Rancaekek, kita cari SPBU-nya di jalur Rancaekek itu," katanya.

Sumber: Pemkab Bandung

Load More