SuaraSoreang.id - Kisah hidup artis cantik berkebangsaan Amerika Serikat, Marilyn Monroe diceritakan kembali dalam film Blonde.
Film Blonde sendiri baru tayang pada 28 September 2022 kemarin. Ana de Armas memerankan karakter Marilyn Monroe dengan sangat apik dan sangat mirip dengan sang legenda.
Namun, walaupun film ini masih sangat baru ditayangkan, tetapi sudah banyak kecaman yang menyerang film ini. Banyak penonton yang sangat kecewa karena film ini seolah - olah menggambarkan kisah ekploitasi dari sang legenda.
Dibalik film Blonde yang menceritakan kisah hidup Marilyn Monroe, banyak yang bertanya apakah kisah yang difilmkan sama dengan kehidupan nyatanya?
Marilyn Monroe lahir dengan nama Norma Jeane Mortenson pada tanggal 1 Juni 1926 di Amerika Serikat dan tewas diumur 36 tahun pada 5 Agustus 1962. Ia sangat dikenal dengan karakter jenaka dan ia juga menjadi salah satu simbol seks terpopuler pada masa itu. Film - filmnya banyak mendapatkan pernghargaan bergensi yang membuat Marilyn Monroe terkenal hingga saat ini.
Meskipun begitu, kehidupannya tidaklah seindah peran yang ia mainkan. Monroe harus berjuang keras melawan kecanduan, depresi dan kecemasan. Banyak yang menganggap bahwa Monroe tidak bahagia, dan selama hidupnya ia hanya ingin mencari kebahagiaan. Hingga akhirnya ia ditemukan tewas di rumahnya.
Ketika ditemukan, Monroe sedang tidak memakai pakaian, wajahnya mengarah kebawah, dan terdapat telpon di genggamannya. Banyak botol - botol minuman yang telah kosong dan obat - obatan yang sangat menggambarkan kedepresiannya. Yang akhirnya membuat polisi menyimpulkan kematiannya karena overdosis.
Dalam hidupnya Monroe telah menikah sebanyak 3 kali dan selalu berakhir dengan perceraian. Ada juga gosip yang menyatakan ia memiliki hubungan gelap dengan presiden Amerika saat itu yaitu John F kennedy.
Tidak hanya sang presiden, adiknya Robert Kennedy juga diisukan memiliki hubungan gelap dengan sang aktris. Hal ini pernah terungkap ketika Monroe berada di satu ruangan bersama dengan kedua kakak beradik itu.
Hal inilah yang dipercayai menjadi konspirasi kematian Marilyn Monroe, setelah dua dekade sang penjaga rumah menyatakan jika malam sebelum Monroe tewas, Jaksa Agung mengunjungi Monroe pada malamnya dan bertengkar. Namun pernyataan ini masih sangat dipertanyakan.
Dari kisah inilah, cerita biografi Marilyn Monroe yang digambarkan oleh film Blonde seharusnya lebih sensitif dan menghargai perjuangan sang legenda dalam mengatasi masalah mentalnya hingga akhir hayat.
Sumber: history.com
Kontributor : Zafirah Nurtsanyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi