SuaraSoreang.id - Sidang terdakwa Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat digelar hari ini, Selasa (18/10/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Berbeda dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Bharada E memutuskan untuk tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Ronny Talapessy selaku kuasa hukum Bharada E menilai, bahwa apa yang disampaikan JPU dalam surat dakwaannya itu sudah tepat dan cermat.
"Terkait dakwaan yang disampaikan ada beberapa catatan dari kami tapi kami di sini melihat dakwaan sudah cermat dan tepat," kata Ronny Talapessy, dikutip dari Suara.com, Selasa (18/10/2022).
Berdasarkan hal tersebut, Ronny mengaku tak akan mengajukan eksepsi, dan persidangan kemudian akan dilanjutkan ke tahap pembuktian pekan depan.
"Nanti kami akan sampaikan ke pembuktian. Kami putuskan untuk tidak eksepsi," tambahnya.
Wahyu Iman Santosa, selaku Hakim Ketua pun akhirnya menutup gelaran sidang hari ini, dan sidang lanjutan akan digelar pada Selasa (25/10/2022) pekan depan.
Kronologi Pembunuhan Brigadir J
Sebelumnya, JPU membeberkan alasan Bharada E mau menembak Brigadir J, sesuai dengan surat dakwaannya.
Kronologi penembakan itu bermula dari soal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi saat di Magelang.
Baca Juga: TERUNGKAP! Buku Hitam Milik Ferdy Sambo Dibongkar Sosok Ini, Isinya Ternyata...
Meskipun kebenaran tentang kejadian tersebut masih abu-abu, namun hal tersebut sudah terlanjur membuat Ferdy Sambo naik pitam.
"Mendengar cerita sepihak yang belum pasti kebenarannya tersebut membuat saksi Ferdy Sambo menjadi marah," terang Jaksa.
Selanjutnya, Ferdy Sambo pun berusaha untuk menenangkan diri dan segera menyusun rencana mengeksekusi mati Brigadir J.
"Namun dengan kecerdasan dan pengalaman puluhan tahun sebagai seorang anggota Kepolisian, sehingga saksi Ferdy Sambo berusaha menenangkan dirinya lalu memikirkan serta menyusun strategi untuk merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," sambungnya.
Ferdy Sambo pun meminta konfirmasi dari Bripka RR, namun ia mengaku tidak mengetahui perihal kejadian tersebut secara mendetail.
Ferdy Sambo akhirnya bercerita bahwa istrinya telah dilecehkan oleh Brigadir J, dan menawarkan Bripka RR untuk menghabisi nyawa Yosua.
Berita Terkait
-
TERUNGKAP! Buku Hitam Milik Ferdy Sambo Dibongkar Sosok Ini, Isinya Ternyata...
-
Sudah Jadi Justice Collaborator, LPSK Dampingi Bharada E Jalani Sidang Hari Ini
-
Masih Punya Hati Nurani, Bripka RR Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Brigadir J
-
Bikin Geram! Begini Jawaban Putri Chandrawathi saat Ditanya Hakim Soal Dakwaan Jaksa Penuntut Umum
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Kiper Terbaik Super League Dicuekin John Herdman, Sumardji Beri Penjelasan
-
CEK FAKTA: Puluhan Roket Iran Hantam Kantor Netanyahu, Benarkah?
-
Viral di Media Sosial! Pria Mirip Jeffrey Epstein Terekam Mengendarai Mobil di Florida
-
7 Jasa Bersih-bersih dan Cuci Karpet Rumah Jelang Idul Fitri yang Banyak Dicari
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini
-
Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat
-
5 Fakta Napi Kasus Narkoba Tewas di Lapas Banyuasin, Keluarga Curiga Ada Kejanggalan
-
Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan