SuaraSoreang.id - Sebelas anggota keluarga termasuk kekasih Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, dihadirkan sebagai saksi di persidangan lanjutan terdakwa Bharada E yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini (25/10/2022).
Dalam kesaksiannya, bibi Brigadir J, Sanggah Parulian mengaku menerima ancaman dari sosok misterius pasca melangsungkan pemakaman keponakannya tersebut.
Ancaman tersebut menyuruh Sanggah Parulian dan anggota keluarga lainnya untuk tidak buka suara terkait peristiwa kematian Brigadir J.
"Almarhum (Brigadir J) sudah dimakamkan, kami keluarga pulang ke rumah. Saya di rumah dapat telepon dari orang lain yang tidak bisa saya buka nomornya," terang Parulian dalam persidangan, dikutip dari Suara.com, Selasa (25/10/2022).
Melalui Parulian, sosok misterius tersebut mendesak Rohani Simanjuntak untuk tidak mengungkapkan apapun kepada awak media.
"Tolong Bu Rohani jangan berbicara ke media. Bapak siapa? Tak perlu ibu tahu siapa saya," kata Parulian menerangkan percakapannya dengan sosok misterius tersebut.
Ia juga mengaku tidak bisa memeriksa nomor telepon tersebut.
"Saya cek nomornya tidak bisa. Kemudian saya matikan," imbuhnya.
Beberapa saat kemudian setelah menutup telepon tersebut, Parulian mengaku bahwa ia kembali dihubungi oleh orang yang sama.
Baca Juga: Tak Hanya Bharada E dan Ferdy Sambo, Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Juga Ikut Tembak Brigadir J
Bahkan kali ini, kata Parulian, sosok misterius tersebut berbicara dengan nada yang seakan mengancam.
"'Pastikan ya bu demi keamanan keluarga'. Saya matikan lagi, ditelepon lagi. 'Pastikan Rohani tidak berbicara ke media'. Saya bilang, 'hubungi saja Rohani, saya tidak kenal dengan Rohani'," terangnya.
Hingga saat ini, Parulian mengaku masih belum mengetahui sosok misterius tersebut.
Kemudian, ketika hakim bertanya perihal nomor misterius yang mengubunginya itu, Parulian mengaku lupa.
Dalam sidang kali ini, terdakwa Bharada E berjanji akan mengungkap apapun yang ia ketahui dengan jujur.
Hal tersebut, kata Bharada E, merupakan upaya terakhirnya untuk membela Brigadir J yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Hanya Bharada E dan Ferdy Sambo, Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Juga Ikut Tembak Brigadir J
-
Sambil Menangis Ibunda Brigadir J Meminta Bharada E untuk Berkata yang Sejujurnya di Hadapan Hakim
-
Hadir di Sidang Bharada E, Kamaruddin: Brigadir J Dibunuh karena Tahu Ferdy Sambo Terlibat Dugaan Bisnis Gelap
-
Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Lebih Dulu Goda Brigadir J
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pascal Struik Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
-
Diselingkuhi Suami Dua Kali, Yulia Baltschun: Lebih Sakit Dibanding Kehilangan Anak
-
Bahlil Usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026
-
Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Siapkan TC Khusus
-
Aris Mukiyono Tersangka! Saat Uang Pelicin Menyeret Kepala Dinas ESDM Jatim ke Pusaran Korupsi
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
-
Review Ayahku (Bukan) Pembohong: Menemukan Hakikat Kejujuran dalam Dongeng