SuaraSoreang.id - Dedi Mulyadi akhirnya bertemu dengan Anne Ratna Mustika dalam gelaran sidang perceraian dirinya.
Sidang perceraian antara Anne Ratna Mustika yang juga merupakan Bupati Purwakarta dengan kang Dedi Mulyadi kembali digelar dalam sidang dengan agenda mediasi.
Sidang itu digelar di Pengadilan Agama Purwakarta pada Kamis 27 Oktober 2022.
Momen pertemuan mereka dalam sidang kali ini terabadikan lewat video yang kemudian potongan pertemuannya diunggah di kanal Youtube Kang Ded Mulyadi Channel.
Dalam momen itu tampak kang Dedi berinisiatif melakukan salaman terhadap Ambu Anne. Namun hal yang menarik perhatian adalah kang Dedi Mulayadi tidak memakai iket kepala seperi biasanya.
Melihat hal tersebut menjadi sorotan publik, kang Dedi Mulyadi memberi tanggapan terkait dirinya tidak memakai ikat kepala saat pertemuan sidang mediasi bersama Ambu Anne.
Melansir kanal Youtube Kang Dedi Mulayadi Channel pada 31 Oktober 2022, Dedi Mulyadi memaparkan alasannya.
“Banyak yang nanya kenapa kemarin ke Pengadilan Agama kok gak pakai iket. Ini harus dijelasin,” ujar kang Dedi.
Kemudian Dedi Mulyadi pun menjelaskan, bahwa terdapat folosofi orang Sunda berupa peribahasa “cing caringcing pageuh kancing, set saringset pageuh iket”.
Baca Juga: Kesaksian Susi PRT Ferdy Sambo Banyak Bohongnya? Begini Keterangan Versi Bharada E
Filosofi itu kemudain kang Dedi beberkan maknanya.
Berdasar penjelasnnya, cing caringcing pageuh kancing, artinya kita harus memiliki kewaspadaan. Kemudian kancing yang dipasang di sini harus pageuh atau erat.
“Harus dikancingin. Gak boleh itu benangnya lepas,” jelasnya.
Lanjut, Kang Dedi Mulyadi menjelaskan, kancing merupakan lambang feminim. Secara umum, feminin mendomasi sifat perempuan.
Maka, setiap perempuan Sunda memiliki kancing sampai di atas dada.
“Karena di situ kehormatannya. Kalau kancingnya lepas, itu tanda sudah hilangnya kehormatan diri. Karena kancingnya sudah lepas,” papar Kang Dedi.
Berita Terkait
-
Kesaksian Susi PRT Ferdy Sambo Banyak Bohongnya? Begini Keterangan Versi Bharada E
-
Tari Jaranan, Seni Kesurupan Roh Binatang Buas Makan Pecahan Beling Hingga Minta Dicambuk
-
Asal Usul Leak, Wanita Sakti yang Marah Sebarkan Wabah di Kerajaan Kediri
-
Dedi Mulyadi Bingung Bupati Purwakarta Gugat Cerai Ketika Miliki Jabatan, Sebut Perjalanan Sia-sia
-
Leslar Entertainment Bubar, Rizky Billar dan Lesti Kejora Bangkrut? Keluarga: Nggak Seperti Sebelumnya
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Promo Spesial Hemat Satu Pekan di Alfamidi, Amankan Stok Beras dan Minyak saat Lebaran
-
5 Tips Penyelamat agar Baterai HP Tetap Awet Sepanjang Mudik Lebaran 2026
-
Angkat Kisah Superhero yang Gagal Jadi Aktor, Wonder Man Adalah Miniseri Marvel Paling Berani!
-
Sengaja Biarkan Anaknya Nakal, Denise Chariesta: Itu Namanya Parenting Orang Kaya
-
Gus Ipul: PBNU Mulai Siapkan Agenda Muktamar Agustus 2026
-
PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota
-
Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret
-
Agar Pelaku Segera Tertangkap, TAUD Minta Polisi Lacak Sinyal di Lokasi Penyiraman Andrie Yunus
-
Seni Beretorika di Buku How to Win an Argument Karya Marcus Tullius Cicero
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo