SuaraSoreang.id – Gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada Dedi Mulyadi masih terus bergulir.
Sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang akrab disapa Ambu Anne selanjutnya akan dilaksanakan November 2022 mendatang.
Sebelumnya sidang gugatan cerai antara Bupati Purwakarta Ambu Anne dan Dedi Mulyadi telah dimulai sejak 5 Oktober 2022.
Pada sidang pertama, agendanya hanya pemeriksaan administrasi para pihak. Namun, Dedi Mulyadi tak menghadiri undangan gugatan cerai Bupati Purwakarta Ambu Anne.
Kemudian, pada agenda sidang yang kedua pada 19 Oktober 2022, Dedi Mulyadi kembali tak menghadiri sidang tersebut dengan alasan kesibukannya sebagai anggota DPR RI.
Akhirnya pada sidang ketiga di 27 Oktober 2022 lalu dengan agenda mediasi antara kedua belah pihak, Dedi Mulyadi menghadiri sidang gugatan cerai ini.
Kehadirannya dalam sidang gugatan cerai ini dia unggah dalam akun Instagram pribadinya dimulai dari perjalanan menuju tempat sidang.
Diketahui sebelumnya ternyata Kang Dedi Mulyadi mengaku tetap tidak ingin menghadiri sidang ketiganya di Pengadilan Agama Purwakarta.
Dedi Mulyadi mengungkapkan perasaannya ketika harus mendatangi Pengadilan Agama tersebut. Ia merasa berat melangkahkan kakinya, namun kehadirannya ini hanya karena mematuhi Undang-undang saja.
“Tempat yang sebenarnya saya tidak mau datang. Tapi karena kewajiban undang-undang, ya saya harus datang,” kata Dedi Mulyadi, dikutip dari Suara.com, Senin (31/10/2022).
Diketahui, Dedi Mulyadi menghadiri sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta ke Pengadilan Agama menggunakan angkot.
Dia mengungkapkan jika perjalanannya menggunakan angkot itu karena dia melakukan perjalanan pada tempat yang sia-sia.
“Kenapa sih saya datang pakai angkot, ya minimal perjalanan menuju tempat yang sia-sia itu. Perjalanan yang menurut saya tempat yang hanya menyia-nyiakan waktu dan hati," ujarnya.
Setelah sidang gugatan cerai ketiga ini selesai, Dedi Mulyadi ungkap keluhannya atas gugatan cerai yang dilakukan Bupati Purwakarta Ambu Anne.
Dedi Mulyadi merasa bingung dengan istrinya tersebut. Menurutnya, mengapa ketika dirinya mnejadi Bupati Purwakarta Ambu Anne tidak pernah terpikirkan untuk menggugat cerai dirinya.
Tag
Berita Terkait
-
Bupati Purwakarta Yakin Cerai, Sebut Dedi Mulyadi Langgar Syariat Islam, Ini Kesalahan Suami dalam Islam
-
Persyaratan Nyentrik ini Jadi Bukti Kesetiaan Kang Dedi Mulyadi pada Ambu Anne Ratna Mustika
-
Belum Resmi Bercerai dengan Dedi Mulyadi, Ambu Anne Akui Sulit Tidur: Seumur Hidup Baru Saya Merasakan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bolehkah Bayar Zakat Fitrah saat Masih Punya Utang? Ini Panduan Lengkapnya
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Promo Sepatu di Ramayana, Diskon Gila-gilaan Jelang Lebaran Spesial Potongan 50 Persen
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia
-
Senin 16 Maret 2026 Bank Tutup atau Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
Mudik Tak Lagi Riuh: Potret Lesu Terminal Sukabumi di Tengah Gempuran Ekonomi dan Travel Gelap
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara