SuaraSoreang.id - Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat mengungkap status anak bungsu Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.
Anak bungsu Putri Candrawathi yang berusia 1,5 tahun tersebut, ternyata bukan anak kandungnya, melainkan anak hasil adopsi.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, mengaku dirinya tidak mengetahui soal status anak bungsu Putri Candrawathi tersebut.
“Saya memang tidak mengetahui hal tersebut jika anak bontot Putri ternyata bukan anak kandung" kata psikolog yang akrab disapa Kak Seto tersebut, dikutip dari SELEBTEK -- jaringan Suara.com, pada Jumat (4/11/2022).
Akibat ketidaktahuannya, Kak Seto sempat memperjuangkan penangguhan penahanan Putri Candrawathi demi anak bungsunya tersebut.
Fakta soal status anak bungsu Putri Candrawathi tersebut baru terungkap di sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J, yang digelar pada Senin (31/10/2022).
Dalam persidangan tersebut, salah satu ajudan Ferdy Sambo, Deden yang hadir sebagai saksi, mengungkapkan bahwa anak terakhir Putri Candrawathi merupakan anak angkat atau hasil adopsi.
Kesaksian Deden itu diperkuat oleh Pekerja Rumah Tangga (PRT) Ferdy Sambo, Susi dalam kesaksiannya di persidangan.
Anak berusia 1,5 tahun tersebut, sempat dijadikan alasan oleh Putri Candrawathi untuk menolak penahanan polisi usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka.
Nama Kak Seto pun ikut terseret, lantaran dirinya turut membela Putri Candrawathi dengan alasan anak tersebut.
Hingga akhirnya, Kak Seto pun mendapat banyak cibiran dari warganet atas pembelaannya tersebut.(*)
Sumber: SELEBTEK
Berita Terkait
-
Ibu Brigadir J Rosti Simanjuntak Tampak Buang Muka saat Putri Candrawathi Ungkapkan Permohonan Maafnya
-
Ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak sempat Menganggap Ferdy Sambo Wali Tuhan untuk Anaknya selama di Jakarta
-
Kekasih Brigadir J: Yosua Ceritakan Diancam Dibunuh "Skuad" akibat Buat Putri Candrawathi Sakit Padahal Tak Lakukan Apa-apa
-
Dulu Sempat Bela, Kak Seto Akui Kena Prank Putri Candrawathi soal Status Anak Bungsu
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL