SuaraSoreang.id - Seto Mulyadi atau lebih dikenal Kak Seto selaku Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mengaku kena prank oleh Putri Candrawathi salah satu terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J.
Kak Seto akui kena prank Putri Candrawathi, kak seto telah dibohongi oleh Putri Candrawathi soal status anak bungsu balitanya yang berusia 1,5 tahun ketika proses pemeriksaan awal-awal kasus pembunuhan Brigadir J mencuat.
Saat itu Putri Candrawathi menolak penahanan dengan dalih memiliki anak yang masih balita. Hal itu sempat dikabulkan Bareskrim Polri dan menarik perhatian Kak Seto
kak seto meminta kepada Bareskrim Polri agar Putri Candrawathi dan anak balitanya dapat perlindungan sebagai bentuk memenuhi hak anak.
Dalam pengakuannya Kak Seto tidak mengetahui status anak bungsu Putri Candrawathi saat itu yang kemudian diketahui merupakan anak adopsi Putri Candrawathi.
“Saya memang tidak mengetahui hal tersebut (anak bontot Putri ternyata bukan anak kandung),“ ujar Kak Seto dilansir dari kanal Youtube AR Media pada 3 November 2022.
Fakta bahwa anak bungsu Putri Candrawathi merupakan anak adopsi terkuak saat persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J pada Senin 31 Oktober 2022 lalu.
Dalam persidangan lanjutan itu salah satu ajudan Putri Candrawathi, Daden, menyebut anak terakhir Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan anak angkat atau anak adopsi.
Berbeda dengan keterangan Susi yang merupakan asisten rumah tangga atau PRT Ferdy Sambo yang menerangkan anak bungsu Putri adalah anak kandung Putri Chandrawati.
Susi memberikan keterangan itu saat dirinya dicerca pertanyaan oleh hakim pada persidangan sebelumnya, yang kemudian ia mencabut keterangan itu dan memenarkan bahwa anak bungsu Putri Candrawathi adalah anak adopsi.(*)
Sumber: Youtube AR Media
Berita Terkait
-
TERUNGKAP! Ricky Rizal Buka-bukaan Soal Skenario Ferdy Sambo, Ibu Brigadir J Marah Nomornya Diblokir Handphone Yosua
-
Lesti Kejora akan Manggung Lagi, Netizen Sentil 'Mulai Membanting Tulang setelah Dibanting'
-
Misteri Isi Handphone Brigadir J, Curiga Penyidik di Pihak Ferdy Sambo, Kamaruddin ungkap Penyelidikannya: Mengapa Mereka Menghapus?
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Film Menolak Punah Ungkap Mikroplastik Pakaian Sudah Masuk ke Sperma hingga ASI
-
Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Warganet: yang Harus Diubah Itu Sikap!
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga