SuaraSoreang.id - Terungkap penyebab terjadinya gempa yang terasa hingga Jakarta dan Bandung. BMKG mengatakan jika titik gempa terletak di sekitar Cianjur.
"Pusatnya di kedalaman 10 kilometer Barat Daya Cianjur. Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG di laman Twitternya.
Gempa ini terasa cukup kuat karena pusatnya di darat bukan lautan seperti yang biasa terjadi.
Frekuensi getaran pun terbilang cukup lama yakni selama 10-15 detik. Guncangannya juga kuat hingga terasa di beberapa tiitk daerah.
Seperti diketahui, kekuatan gempa yang terjadi ini berkekuatan magnitugo (M) 5,6.
Per hari ini, berdasarkan informasi yang dikutip dari BMKG, Kabupaten Cianjur telah diguncang gempa tiga kali.
Pertama terjadi ketika pukul 0.15 WIB dengan magnitudo 1,7, kemudian pukul 00.17 WIB yang berkekuatan 2,4 magnitudo.
Penyebab Gempa, Mengenal Sesar Cimandiri
Diketahui, gempa yang berpusat di daratan Cianjur ini disebabkan pergerakan Sesar Cimandiri.
Sesar Cimandiri ini merupakan patahan geser aktif yang terletak mulai dari muara Sungai Ciamndiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi dan mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.
Patahan ini juga mengalami pertemuan dengan dua sesar lainnya seperti Sesar Lembang di wilayah Padalarang dan Sesar Baribis di Subang.
Mengutip laman Atmago dari penelitian LIPI, sesar Cimandiri memang aktif bergerak dengan kecepatan 4-6 mm per tahun dengan bentuk patahan ke kiri.
Pergeseran sesar yang bergerak ke arah samping ini untungnya tidak akan menimbulkan bencana tsunami dalam skala yang besar. Sebab, pemicu tsunami adalah pergerakan sesar naik.
Para peneliti juga mengindikasi bahaya risiko bencana gempa bumi sepanjang jalur patahan Cimandiri ini.
Bahkan, beredar informasi hasil penelitian jika ada ancaman gempa besar mengguncang cekungan Bandung apabila terjadi pergerakan besar di Sesar Cimandiri dan Sesar Lembang.
Gempa Tidak Terkait Megathrust
Seperti diketahui, wilayah Jawa Barat di Selatan menyimpan potensi gempa bumi megathrust.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
-
GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?
-
Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo
-
Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS
-
Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa
-
Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram