SuaraSoreang.id - Seorang gadis bernama Lisa mengalami pelecehan sesaat setelah ia pergi bersama kekasihnya yang bernama Anto.
Hubungan Lisa dan Anto memang tidak direstui oleh orang tua Lisa sendiri, sehingga ketika Lisa hendak pergi bersama Anto ia harus izin dengan alasan lain.
Tibalah suatu ketika Lisa pergi bersama Anto dan beberapa kawan lelaki lainnya, dimana hanya Lisa sendirilah perempuan.
Lisa diajak pergi ke suatu tempat yang sangat jauh. Di tengah perjalanan, Lisa merasa sangat haus dan meminta air kepada sang kekasih.
Setelah meminum air yang diberikan oleh kekasihnya, Lisa merasa sangat mengantuk ingin tidur.
Beberapa saat sebelum tertidur, Lisa merasa kepalanya dipukul dengan benda yang sangat keras hingga ia tak sadarkan diri.
Saat Lisa terbangun, ia berada di bawah pohon dalam keadaan berdiri dan terikat. Pakaiannya berantakan, dan bagian kemaluannya terasa sangat sakit.
Lisa sempat meminta tolong kepada Anto dan kawan-kawannya, namun ia justru tidak ditolong dan kembali dilecehkan oleh mereka.
Beberapa saat setelah Lisa dilecehkan dan merasa kelelahan, barulah Anto melepaskan tali yang mengikat Lisa tersebut.
Baca Juga: Penghuni Pondok Pesantren Ini Tolak Dievakuasi saat Gunung Semeru Erupsi
Lisa sempat berkali-kali meminta maaf kepada sang kekasih dan memohon agar ia dibebaskan.
Namun Anto malah melempar Lisa dengan batu besar hingga Lisa tak sadarkan diri dan meninggal dunia.
Setelah meninggal, jenazah Lisa dilempar ke rawa-rawa di sekitar tempat dirinya disiksa tersebut.
Meninggalnya Lisa itu tidak diketahui oleh ibunya, hingga Lisa sempat memasuki tubuh seseorang untuk mencari ibunya dan memohon maaf kepada ibunya.
Lisa tidak langsung menemui sang ibu, ia meminta tolong kepada orang tua seorang perempuan yang dirasukinya.
Sebut saja wanita yang dirasuki oleh Lisa tersebut bernama Eti, Lisa memasuki tubuh Eti untuk mengungkapkan permintaannya tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Studio Dragon Sulap Drama Korea Jadi Musikal, Ada Crash Landing on You
-
4 Zodiak Paling Hoki dan Berlimpah Keberuntungan Hari Ini 25 Maret 2026
-
Kisah Andi di Pantai Anyer: Mengais Rezeki dari Papan Seluncur Saat Musim Libur Lebaran
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, Menu Lebaran Maia Estianty Sushi hingga Pasta
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Kebijakan WFA Setelah Lebaran Sampai Kapan? Ini Aturannya
-
Bukan Full Daring! Sekolah di Bogor Akan Terapkan Sistem Hybrid Demi Efisiensi
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak