SuaraSoreang.id - Baru-baru ini datang kabar mengkhawatirkan datang pada putra Iis Dahlia, Devano Danendra.
Melalui akun Instagram pribadinya, Devano Danendra mengunggah sebuah foto dirinya tengah memakai selang pernafasan dengan sorot wajah yang tajam.
Dalam unggahan tersebut, Devano Danendra menyematkan caption bak mencurahkan seluruh isi hatinya.
Devano Danendra merasa kehidupannya sudah jauh dari kata sehat secara mental, karena aturan dan pandangan rendah orang lain terhadapnya.
"Udh ber tahun tahun rasanya hidup selalu di atur dan di nilai tanpa tau kebenaran dan tanpa kenal," tulis Devano Danendra.
"Udh bertahun tahun rasanya hidup dengan rasa cemas karena terlalu transparan." sambungnya.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya ingin hidup secara normal dan layak untuk mendapatkan kebahagiaan.
Devano Danendra juga merasa sangat kesal selalu dipandang rendah oleh orang lain.
"Biarkan saya hidup dan memilih apa yg membuat saya bahagia," ungkapnya
Baca Juga: Livakovic Jadi Hero, Kroasia Tembus Semifinal Piala Dunia Ikuti Jejak 1998 dan 2018
"Stop dengan cerita dongeng kalian. konspirasi kalian soal hidup saya tidak benar dan tidak menarik sama sekali." lanjutnya.
Selain itu, Devano juga meminta agar tidak menyangkut pautkan segala urusannya dengan orang-orang tedekatnya.
Bahkan, Devano memilih untuk mati daripada harus terus menerus menerima ujaran kebencian.
"Maki maki saya aja tp jangan sentuh lingkungan yg saya punya. ambil saja kebahagiaan yg saya punya, tapi jangan ambil kebahagiaan orang orang terdekat saya. Sudah terlalu banyak kata kata kalian yg menyakitkan. atau bunuh saja saya sekalian." kata Devano Danendra.
"Saya lebih baik mati daripada harus hidup sengsara karena kata kata sakit dari kalian. Sampai kapanpun kalian gak akan kenal saya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Devano mengatakan bahwa perubahan yang dilakukannya bukan paksaan dari pihak lain, melainkan semua murni karena keinginannya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?