/
Selasa, 13 Desember 2022 | 19:37 WIB
Kisah hidup pawang buaya di Sulawesi ini dikabarkan tragis (freepik.com)

SuaraSoreang.id - Wanita bernama Deasy Tuwo merupakan seorang pawang buaya yang berasal dari Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Deasy dikenal sebagai sosok yang periang semasa hidupnya, meski hingga usia 44 tahun masih melajang.

Deasy memiliki tanggung jawab untuk memelihara buaya milik bosnya di kantor, buaya tersebut diberi nama Meiri.

Buaya milik bosnya tersebut dirawat Deasy sejak kecil hingga buayanya berusia 20 tahun.

Meiri si buaya memiliki kebiasaan makan yang unik, Meiri biasa mengkonsumsi daging segar.

Meiri tidak suka mengkonsumsi daging yang sudah lama dibekukan atau tidak segar sama sekali.

Deasy bertanggung jawab atas keseharian Meiri si buaya, ia selalu memberi makan Meiri hingga memandikannya.

Hal tersebut dilakukan Deasy karena ia sangat menyayangi Meiri si buaya yang telah dirawatnya sejak kecil.

Hingga suatu ketika di bulan Januari 2019, Deasy tidak terlihat lagi di kantor dan diduga menghilang beberapa hari.

Baca Juga: Argentina vs Kroasia Sama-Sama On Fire, Tak Ada yang Takut Adu Penalti

Rekan-rekan Deasy di kantor tiba-tiba melihat badan Deasy di dalam kandang buaya Meiri.

Badan Deasy sudah tidak utuh lagi, yang tersisa hanya kepala dan sebagian kakinya saja di kandang buaya tersebut.

Kejadian tersebut lantas dipalorkan ke polisi oleh rekan-rekan Deasy yang menemukannya di kandang buaya.

Pihak keolisian pun sempat kesulitan melakukan otopsi pada sisa tubuh Deasy yang tidak sempurna.

Kejadian yang dialami oleh Deasy diduga terjadi karena adanya kecelakaan saat Deasy hendak memberi makan sang buaya.

Namun tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada kecelakaan di dalam kandang buaya tersebut.

Load More