/
Selasa, 13 Desember 2022 | 19:37 WIB
Kisah hidup pawang buaya di Sulawesi ini dikabarkan tragis (freepik.com)

Beberapa orang sempat beranggapan bahwa kejadian tersebut bukanlah sebuah kecelakaan biasa yang terjadi begitu saja.

Hal itu lantaran baju Deasy didapati masih utuh, padahal bagian badannya sudah habis terkoyak oleh buaya.

Selain itu sendalnya juga berada di tempat yang berbeda, sebelah sandalnya ada di luar kandang, sementara sebelahnya lagi ada di dalam kandang.

Akan tetapi tidak ada tanda bercakan darah di area luar kandang maupun di daalam kandang buaya tersebut.

Setelah kejadian tersebut buaya Merry disita oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara.

Dua pekan setelah Merry dipindahkan, ia akhirnya mati karena berbagai faktor seperti stress dan obesitas.

Setelah kematian Merry tersebut, perutnya dibelah dan sepotong tangan ditemukan dalam perut Merry.

Potongan tangan dan tulang itu diduga merupakan bagian tangan Deasy sang pawang buaya.

Kasus kematian Deasy itu akhirnya tidak pernah dibahas lagi lantaran tidak adanya bukti kuat yang mengarah pada selain kecelakaan.

Baca Juga: Argentina vs Kroasia Sama-Sama On Fire, Tak Ada yang Takut Adu Penalti

Kisah mengenai Deasy si pawang buaya tersebut diceritakan dalam kanal YouTube Hiroata Radifan pada Rabu (7/12/2022) kemarin.(*) 

Sumber: YouTube/ Hirodata Radifan

Load More