SuaraSoreang.id - Persib seperti sudah putus asa. Berbagai strategi permainan tidak lagi tajam seperti pada masa jayanya.
Saat itu Persib Bandung ada di tangan Coach Robert Rene Alberts, kemenangan seakan menjadi sulit.
Bobotoh yang tidak sudah dengan keadaan Persib seperti lupa cara bagaimana meraih kemenangan lantas bergerak serempak.
Komando dari simpul-simpul massa suporter Persib bergerak mengepung kebijakan Manajemen Persib.
Permintaan Bobotoh cuma satu, Persib bangkit dari keterpurukan. Persib harus mau belajar lagi bagaimana berselebrasi di akhir laga.
Upaya Bobotoh ini sukses. Tekanan dan desakan Persib bangkit akhirnya didengar juga oleh manajemen.
Manajemen lantas mengubah kebijakan. Mereka memilih memecat Robert Rene Alberts demi menyelamatkan Persib.
Keputusan itu mulai membawa secercah harapan. Apalagi Manajemen Persib bulat mendatangkan pelatih dunia asal Spanyol, Luis Milla.
Di tangan mantan pelatih Timnas Indonesia itulah Persib kembali bisa bernafas dari sesak kekalahan.
Baca Juga: Denise Chariesta kepanasan? Ayu Dewi Rangkul-rangkulan sama Regi Datau
Satu dua pertandingan dilalui, dan Persib semakin sembuh. Persib mulai tahu bagaimana bertanding untuk menang.
Luis Milla benar-benar bisa mendiagnosa penyakit Persib yang saat itu ada di papan bawah klasemen Liga 1.
Jika saja Bobotoh telah bergerak, sudah bisa dibayangkan, kemungkinan Persib bisa makin terjebak di dasar klasemen dan degradasi bisa terjadi.
Beruntung, Luis Milla datang di saat waktu yang tepat. Kini Persib bangkit dan mulai diperhitungkan menjadi kandidat juara musim ini.
Statistik menyedihkan
Persib di tangan Robert Rene Alberts begitu betahnya ada di dasar klasemen. Tim berjuluk Maung Bandung ini bahkan sampai mengalami empat kekalahan dari tujuh pertandingan awal.
Berita Terkait
-
Perdana, Persib Gelar Program Sesi Latihan Daring lewat Zoom
-
Terus Berlatih, Striker Persib Ciro Alves Mengaku Rindu Memakai Jersey Persib dan Kompetisi
-
Pemain Andalan Persib, Ezra Walian Tetap Latihan Mandiri demi Menjaga Kebugaran dan Motivasi
-
Ini Catatan Waktu Bermain Febri Hariyadi bersama Persib dalam 7 Pertandingan
-
Demi Kemenangan, Akademi Persib Putri Asah Latihan Cetak Gol dari Situasi Bola Mati
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui
-
Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan
-
Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat
-
Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027
-
Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran
-
Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami
-
3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil
-
Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong
-
Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali
-
Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak