/
Selasa, 27 Desember 2022 | 07:03 WIB
Kolase foto Robert Rene Alberts dan Pelatih Persib Luis Milla. (instagram.com/robertrenealberts/@persib)

SuaraSoreang.id - Persib seperti sudah putus asa. Berbagai strategi permainan tidak lagi tajam seperti pada masa jayanya.

Saat itu Persib Bandung ada di tangan Coach Robert Rene Alberts, kemenangan seakan menjadi sulit.

Bobotoh yang tidak sudah dengan keadaan Persib seperti lupa cara bagaimana meraih kemenangan lantas bergerak serempak.

Komando dari simpul-simpul massa suporter Persib bergerak mengepung kebijakan Manajemen Persib.

Permintaan Bobotoh cuma satu, Persib bangkit dari keterpurukan. Persib harus mau belajar lagi bagaimana berselebrasi di akhir laga.

Upaya Bobotoh ini sukses. Tekanan dan desakan Persib bangkit akhirnya didengar juga oleh manajemen.

Manajemen lantas mengubah kebijakan. Mereka memilih memecat Robert Rene Alberts demi menyelamatkan Persib.

Keputusan itu mulai membawa secercah harapan. Apalagi Manajemen Persib bulat mendatangkan pelatih dunia asal Spanyol, Luis Milla.

Di tangan mantan pelatih Timnas Indonesia itulah Persib kembali bisa bernafas dari sesak kekalahan.

Baca Juga: Denise Chariesta kepanasan? Ayu Dewi Rangkul-rangkulan sama Regi Datau

Satu dua pertandingan dilalui, dan Persib semakin sembuh. Persib mulai tahu bagaimana  bertanding untuk menang.

Luis Milla benar-benar bisa mendiagnosa penyakit Persib yang saat itu ada di papan bawah klasemen Liga 1.

Jika saja Bobotoh telah bergerak, sudah bisa dibayangkan, kemungkinan Persib bisa makin terjebak di dasar klasemen dan degradasi bisa terjadi.

Beruntung, Luis Milla datang di saat waktu yang tepat. Kini Persib bangkit dan mulai diperhitungkan menjadi kandidat juara musim ini.

Tangkap layar media sosial Persib, tentang komentar Luis Milla usai pertandingan Persib vs Persikabo. (sumber: instagram.com/@persib)

Statistik menyedihkan

Persib di tangan Robert Rene Alberts begitu betahnya ada di dasar klasemen. Tim berjuluk Maung Bandung ini bahkan sampai mengalami empat kekalahan dari tujuh pertandingan awal.

Load More