SuaraSoreang.id- Pilot Susi Air ditawan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dia adalah Philip
Methrtens seorang pilot berkewarganegaraan Selandia Baru.
Doa dan dukungan disampaikan pemilik Susi Air yaitu Susi Puji Astuti untuk keselamatan pilotnya itu
melalui akun twitter miliknya.
“Mohon dukungan dan doa untuk keselamatan pilot kami. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,”
kata Susi di unggahan Twitternya.
Dalam akun twitternya Susi juga membagikan momen-momen sang pilot dan pesawatnya yang
membantu warga di Papua.
Misi penyelamatan Philips itu terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri. Pemerintah bahkan
menurunkan tim negosiasi untuk mendukung misi penyelamatan.
Kapolda Papua, Mathius B. Fakiri mengklaim bahwa lokasi pilot sudah diketahui.
“Tim negosiasi sudah mulai jalan. Pak Bupati dan DPR pun terus melakukan komunikasi,” katanya.
Seiring upaya penyelamatan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri, pemerintah juga terus
berkoordinasi dengan Pemerintah Selandia Baru untuk melaporkan perkembangan pencarian.
Pemerintan Republik Indonesia pun menyatakan akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Selandia Baru untuk memantau dan mengakselerasi penangan pembebasan sandera
Baca Juga: Cek Fakta: Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Pilot dan Penumpang Disandera
Terhitung sudah delapan hari Philip disandera, dan pesawat yang dikendarainya dibakar oleh KKB.
(*Cepi Setiawan)
Sumber: Youtube Kompas TV berjudul Misi Penyelamatan Pilot Susi Air, Pemerintah Turunkan Tim Negosiasi! / 15 Februari 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional