SuaraSoreang.id - Jelang pemilihan umum (pemilu) 2024, elite Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saling sindir soal sistem pemilu terbuka dan tertutup.
Bahkan satu di antara elit kedua partai saling sindiri soal sosok Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga tersangka Harun Masiku yang hingga saat ini belum bisa ditangkap.
Sindiran Hasto
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto awalnya menanggapi pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dikatakan Hasto, Presiden ke-6 RI itu diminta mengingat kembali jika di eranya yakni pada 2008, juga pernah mengubah sistem Pemilu dari tertutup menjadi terbuka.
Dalam pandangan orang dekat Megawati ini, apa yang dilakukan rezim SBY hanya untuk mendongkrak kemenangan Partai Demokrat.
Dibalas Wasekjen Demokrat
Rupanya apa yang dikatakan Hasto langsung direspon Wakil Sekretaris Jendetal Partai Demokrat, Irwan Fecho.
Anak buah AHY ini membalas sindiran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) perihal sistem Pemilu proporsional terbuka dan tertutup.
Irwan mengatakan jika Hasto dinilai ngotot ingin mengubah sistem Pemilu kembali menjadi proporsional tertutup.
"Saya curiga Hasto ngebet sekali dorong proporsional tertutup karena dia sangat trauma dengan kasus Harun Masiku," kata kata Irwan dalam keterangannya seperti dikutip dari suara.com pada Senin (20/2/2023).
"Dia bahkan nggak bisa bedakan mana kehendak rakyat, mana kehendak elite. Pesan Pak SBY jelas sekali, tanya dulu kehendak rakyat!" katanya.
Kemudian Irwan menegaskan kembali terkait apa alasan kuat untuk mengubah sistem Pemilu saat ini.
"Itu yang ditanyakan Pak SBY. Harusnya fokus jawab itu."
"Bukan justru membandingkan perubahan sistem Pemilu di 2008."
Berita Terkait
-
Pede, Pidato Megawati Viral! Sebut Dirinya Manusia Unik di Republik Indonesia
-
Diduga Bikin Ibu-ibu Ngamuk, Megawati Soekarnoputri Ungkap Hal Ini
-
Adu Mulut, Mahfud MD Sikat Habis Pendapat Rocky Gerung Hingga Tidak Berkutik: Sebut Nama SBY?
-
PDIP dan PKS Merapat, Persiapan Pemilu 2024? Cek Faktanya Berikut Ini!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi