SuaraSoreang.id – Bangunan mirip Kabah baru ini adalah mega proyek yang digagas oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman.
Nampaknya Muhammad bin Salman tidak main-main dengan visi Saudi 2030 yang digagasnya. Pada Kamis 16 Februari 2023 ia mengumumkan secara resmi berdirinya perusahaan pengembang proyek The New Murabba Development Company.
Pengembang ini akan bertanggung jawab untuk membangun ulang Pusat Kota Murabba Riyadh, Arab Saudi. Tujuannya adalah agar menjadi pusat kota paling modern dan terbesar di dunia.
Di area pusat kota itu akan dibangun ruang terbuka hijau, area pedestrian, 100 ribu hunian, dan 9 ribu kamar hotel. Area ini juga akan dilengkapi dengan pertokoan, perkantoran, museum, dan Universitas.
Tentu di dalamnya tidak ketinggalan pusat rekreasi dan hiburan malam, mengingat kita tahu bahwa Negara Arab Saudi hari ini sedang berjalan menuju masyarakat yang liberal.
Yang menjadi kontroversi dan perdebatan di kalangan netizen terkait proyek ini adalah sebuah bangunan raksasa berbentuk kubus yang Bernama mukaab yang akan didirikan di Kota Murabba.
Benarkah Kabah baru ini akan menjadi kiblat baru?
Bangunan ini sangat mirip dengan Ka'bah yang menjadi situs suci bagi umat muslim. Mukaab sendiri adalah bangunan yang memiliki tinggi 400 meter dan Panjang setiap sisinya 400 meter.
Beberapa netizen mengkritik atas rencana ini. Reporter Intercept Bernama Murtaza Hussain menulis di akun twitternya.
Baca Juga: Vonis Koruptor Helikopter TNI AU AW-101 Irfan Kurnia di Bawah Tuntutan JPU
“Membangun Ka'bah baru yang secara eksklusif ditujukan untuk kapitalisme agak sulit,” kata Hussain.
Direktur Pelaksana Perusahaan Risiko dan Intelijen Global, Kepentingan Internasional, Sami Al-Hasyimi Al-Hamidi juga berkomentar akan hal ini.
“Ini adalah simbol pemindahan identitas dari Ka'bah mekah ke Ka'bah Riyadh, Ka'bahnya orang islam menjadi ka'bahnya Arab Saudi,” kata Sami.* (Cepi Setiawan)
Sumber: Youtube Ayatuna Ambassador dan Arab News
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026