SuaraSoreang.id - Aksi penganiayaan yang dilakukan remaja kian marak terjadi. Kali ini korbannya bernama Sean Farrel, anak pengacara ternama, Sunan Kalijaga.
Belum tuntas kasus David yang dianiaya Mario Dandy hingga koma, pengeroyokan yang dialami Sean Farrel oleh 6 teman sekolahnya ini cukup mengejutkan netizen.
Dilansir dari Instagram @sunankalijaga_sh pada Kamis (2/3/2023), kronologi penganiayaan ini berawal saat Sean Farrel sedang bermain bola.
Tiba-tiba ada yang melemparinya daun. Tidak mengerti apa permasalahan yang terjadi, adik Salmafina ini mencoba untuk membela diri dengan mendorong pelaku.
Emosi dengan reaksi Sean Farrel, pelaku tersebut mengajak 5 teman lainnya untuk memukul Sean Farrel di bagian kepala, wajah, hingga badannya.
Sunan Kalijaga mengatakan Sean Farrel saat ini telah dipulangkan ke rumah, setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Tidak terima anaknya mengalami pengeroyokan, pengacara tersebut juga meminta pertanggungjawaban dari pihak sekolah.
"Saya selaku orang tua meminta tanggung jawab pihak sekolah karena itu terjadi di dalam waktu jam sekolah, jam belajar, dan di area sekolahan. Karena dari sinilah akan muncul bibit-bibit seseorang menjadi kasar, arogan, atau bergaya premanisme,"tegas Sunan Kalijaga.
"Stop kekerasan di lingkungan sekolah!," pungkasnya.
Baca Juga: Kasus David Belum Usai, Anak Sunan Kalijaga Alami Pengeroyokan Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan