SuaraSoreang.id - Peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang menjadi luka tersendiri bagi keluarga korban.
Warga Plumpang menuntut agar Pertamina segera melakukan ganti rugi dan tanggung jawab secara penuh atas terjadinya insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang tersebut.
Dua perwakilan warga Plumpang yang terdampak insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang bersama ketua RT dan RW pun menyebutkan bahwa warganya menuntut sebanyak 4 poin atas insiden kebakaran ini.
Pertama, warga meminta Pertamina untuk memberikan santunan kepada korban yang terdampak insiden kebakaran tersebut, karena insiden tersebut juga memakan 2 wilayah yang terdampak yaitu RW 02 dan RW 09.
Kedua, warga menuntut secara penuh Pertamina dan bertanggung jawab atas insiden tersebut agar para korban dari insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang tersebut untuk diberikan pengobatan hingga rehabilitasi korban.
Ketiga, warga Plumpang meminta agar PT Pertamina segera melakukan ganti rugi dan renovasi terhadap bangunan yang terdampak pada insiden tersebut.
Terakhir, Ketua RW setempat mewakili warga sekitar meminta agar Depo Pertamina Plumpang segera dipindahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian harinya.
Hingga saat ini dikabarkan sebanyak 17 orang meninggal dunia akibat insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang tersebut. Sementara ratusan warga lainnya yang terdampak dari kebakaran tersebut telah mengungsi.
Mentri BUMN Erick Thohir telah menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan tata ulang objek vital tersebut agar insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang tidak terulang kembali.
Baca Juga: Momen Haru! Korban Kebakaran Pertamina Plumpang, Ibu dan Anak Berpelukan
Sumber: Suara.com Agahta Navia Nariswari
Berita Terkait
-
Momen Haru! Korban Kebakaran Pertamina Plumpang, Ibu dan Anak Berpelukan
-
Hasil Olah TKP Awal Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kapolri: Gangguan Teknis Sebabkan Tekanan Berlebih
-
Minta Depo Pertamina Dipindah, Ini Poin-poin Tuntutan Warga Plumpang
-
Cari Titik Awal Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Puslabfor Polri Pakai Alat dari Satelit
-
Sejumlah Anjing Pelacak K9 Diterjunkan Bantu Cari Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026