SuaraSoreang.id – Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo meresmikan infrastruktur yang berfungsi untuk menanggulangi banjir di Bandung.
Sungai Citarum merupakan sumber penghidupan masyarakat sunda sejak dulu.
Namun kini sungai citarum sering meluap dan membuat banjir ketika terjadi hujan besar. Hal ini disebabkan perubahan tata guna lahan di Bandung.
Sehingga untuk menanggulanginya dibutuhkan kolam retensi untuk menampung debit air saat musim penghujan agar sungai citarum tidak meluap.
Dilansir dalam kanal youtube sekretariat presiden pada Senin (6/3/2023), Presiden Jokowi meresmikan infrastruktur untuk menanggulangi banjir di Bandung.
Infrastruktur baru yang saat ini diresmikan presiden adalah kolam retensi Cieunteung, floodway Cisangkuy, kolam retensi Andir dan Fly Over Kopo, di Provinsi Jawa Barat.
“Yang namanya kolam retensi itu berfungsi untuk mengendalikan banjir, sebagaimana kita tahu kalau hujan deras, di Bandung dan sekitarnya ini pasti terendam banjir,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan infrastruktur baru.
Kolam retensi Cieunteung memiliki luas 4,7 ha dan mampu menampung debit air 190.000 m3, floodway Cisangkuy mampu mengalirkan banjir 230 m3 / detik.
Sementara itu Kolam Retensi Andir memiliki luas 3,4 ha dan mampu menampung debit air sebanyak 160.000 m3. (*)
Baca Juga: Desak Erick Thohir Evaluasi Jajaran KCI dan KAI, Andre Rosiade: Tendang Keluar Pejabat Mental Impor!
Berita Terkait
-
Gelandang Persib Bandung Siap Kerja Keras Jelang Pertandingan Lawan Persik Kediri
-
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Datangi Pasar, Warga: Satu Juta Dua Ratus
-
Presiden Jokowi Resmikan Rumah Sakit Mayapada, Bandung.
-
Jokowi Dapat Predikat sebagai Bapak Olahraga Indonesia dari KOI
-
Presiden Jokowi Sebut Rp 165 Triliun Devisa Hilang, Ini Sebabnya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam