/
Senin, 06 Maret 2023 | 18:27 WIB
Presiden Jokowi saat meresmikan infrastuktur penanggulangan banjir di Bandung. ((instagram/jokowi))

SuaraSoreang.id – Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo meresmikan infrastruktur yang berfungsi untuk menanggulangi banjir di Bandung.

Sungai Citarum merupakan sumber penghidupan masyarakat sunda sejak dulu.

Namun kini sungai citarum sering meluap dan membuat banjir ketika terjadi hujan besar. Hal ini disebabkan perubahan tata guna lahan di Bandung.

Sehingga untuk menanggulanginya dibutuhkan kolam retensi untuk menampung debit air saat musim penghujan agar sungai citarum tidak meluap.

Dilansir dalam kanal youtube sekretariat presiden pada Senin (6/3/2023), Presiden Jokowi meresmikan infrastruktur untuk menanggulangi banjir di Bandung.

Infrastruktur baru yang saat ini diresmikan presiden adalah kolam retensi Cieunteung, floodway Cisangkuy, kolam retensi Andir dan Fly Over Kopo, di Provinsi Jawa Barat.

“Yang namanya kolam retensi itu berfungsi untuk mengendalikan banjir, sebagaimana kita tahu kalau hujan deras, di Bandung dan sekitarnya ini pasti terendam banjir,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan infrastruktur baru.

Kolam retensi Cieunteung memiliki luas 4,7 ha dan mampu menampung debit air 190.000 m3, floodway Cisangkuy mampu mengalirkan banjir 230 m3 / detik.

Sementara itu Kolam Retensi Andir memiliki luas 3,4 ha dan mampu menampung debit air sebanyak 160.000 m3. (*)

Baca Juga: Desak Erick Thohir Evaluasi Jajaran KCI dan KAI, Andre Rosiade: Tendang Keluar Pejabat Mental Impor!

Load More