SuaraSoreang.id – Money Politik atau cara caleg dengan membagikan uang pada saat kampanye jelang pemilu, biasanya memang kerap terjadi di Indonesia.
Para calon legislatif itu memiliki harapan untuk dipilih dengan cara membagi-bagikan uang kepada masyarakat.
Membagi-bagikan uang kepada masyarakat itu tidak menjadi jaminan seorang pemimpin atau wakil rakyat akan Amanah terhadap jabatannya.
Oleh karena itu masyarakat harus pintar memilih pemimpinnya yang akan mewakili aspirasi masyarakat.
Dikutip dari akun tiktok @madhakiim pada Selasa (7/3/2023), Gus Baha memberikan nasihat soal memilih pemimpin.
“Jabatan untuk menjadi wakil rakyat bagi orang soleh itu tidak mungkin, karena pekerjaannya dekat dengan hal syubhat dan haram,” kata Gus Baha.
“Tapi memberi kepercayaan kepada orang yang ga suka shalat, gak punya tradisi ulama, pake tradisi PKI, itu makin salah, karena sama dengan menyumbang dosa,” tambah Gus Baha.
Gus Baha pun menyebutkan jika ada orang soleh melakukan money politik untuk merebut kekuasaan dari orang dholim, itu tidaklah salah. Ia menamainya dengan ‘membeli kebenaran’.
Kesimpulannya adalah bukan pada apa dan bagaimana seseorang mendapatkan kekuasaannya. Tapi siapa orang yang mendapatkan kekuasaan itu.(*)
Baca Juga: Self-compassion, Ini 8 Cara untuk Menjaga Kesehatan Mental bagi Orang Tua
Berita Terkait
-
KY dan MA Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh Putusan Tunda Pemilu Hingga Periksa Hakim PN Jakpus
-
TNI-Polri Siap Bersinergi Amankan Pemilu 2024 di Solo
-
Pemilu 2024 Bisa Ditunda Hingga Juli 2025 Gara-gara Gugatan Partai Prima
-
Usai Rommy Temui Hasto, PPP Bicara Potensi PDIP Gabung ke KIB: Kalau Kita Bersama Bisa Jadi Penguatan
-
Dihukum Tunda Pemilu, KPU Siap Ajukan Banding Putusan PN Jakpus Pekan Ini!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang