/
Kamis, 23 Maret 2023 | 05:59 WIB
Kajian Dkawah Ustadz Adi Hidayat perihal hukum Sholat Tarawih jika dikerjakan sendiri. (Youtube Adi Hidayat Official [Tangkapan Layar])

SuaraSoreang.id - Sholat tarawih merupakan ibadah yang identik dilakukan di bulan suci ramadhan.

Salah satuh sholat sunnah yang sering dilakukan oleh umat Islam adalah ibadah Sholat Tarawih beserta Witir.

Menurut kajian dakwah yang disampaikan oleh Ustad Adi Hidayat, Sholat Tarawih yang lebih utama dilakukan adalah ketika berjamaah.

Dalil yang digunakan adalah dalil umum "Sholat berjamaah lebih utama dibandingkan sholat sendirian, dengan pahalanya 27 rakaat" terang Ustad Adi Hidayat.

Yang kedua dalil berdasarkan perbuatan Nabi yang memuliahkan sholat jamaah, maka Nabi datang ke masjid untuk melaksanakan sholat tersebut.

"Saat Nabi datang ke masjid, hari pertama hingga hari berikutnya masjid selalu ramai dikunjungi, namun karena Nabi tidak ingin memberatkan hukum sholat ini menjadi wajib oleh Allah SWT, maka diperbolehkan untuk dilakukan dirumah dengan berjamaah, diutamakan berjamaah" terang Ustad Adi Hidayat.

Berdasarkan hadist Al Bukhori No Hadits 37:
"Siapa yang menunaikan Qiyam Ramadhan, kemudian melakukan karena Allah dan mencari pahala, dia taubat disela-selanya, begitu taubat jatuh air matanya, diampuni semua dosa-dosanya, gugur semuanya" terang Ustad Adi Hidayat.

Maka bacaan nabi bergetar kepada jiwa, sholatnya tenang istirahatnya setiap 2 rakaat, ketenangan yang melahirkan kedamaian dalam jiwa berpengaruh kepada ruh maka disebut dengan Tarwiha, jamaknya disebut Tarawih.

Tarawih bukan nama sholatnya, namun nama sifatnya yaitu tenang. Jika ingin melakukan sholat di malam bulan ramadhan, maka tunaikan dengan tenang, nyaman, dan jangan buru-buru.

Baca Juga: Alshad Ahmad Sebut Seks Diluar Nikah juga Penting untuk Dirinya, Ustadz Adi Hidayat: Bertentangan Itu

Sumber: Youtube Muslimah Hijrah ID

Load More