/
Selasa, 04 April 2023 | 14:21 WIB
Ganjar Pranowo agkat bicara mengenai polemik penolakan Israel yang berimbas pada batalnya Piala Dunia U-20. ((suara.com/dok humas pemprov jateng))

SUARA SOREANG - Dalam unggahan kanal youtube Mata Najwa. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo angkat bicara mengenai polemik penolakan Israel yang sempat ia gaungkan akhir-akhir ini.

Ganjar, mengaku tidak menandatangani keputusan apapun dan ia menekankan jika ia bisa mengerti perasaan timnas U-20 yang merasa kecewa akibat gagalnya Piala Dunia tersebut. Ia juga meminta maaf kepada Timnas U-20 dan para suporter bola yang merasa kecewa.

"Saya bisa memahami perasaan adik-adik kita di U-20 dan para suporter bola. Dalam kontek ini saya minta maaf, tetap semangat dan tetap maju terus," ungkapnya, dikutip dari unggahan Mata Najwa pada Selasa (4/4/23). 

Ganjar pun mengaku, jika ia mengambil andil sedikit atau banyak nya terhadap kegagalan Piala Dunia tersebut, tetapi ia teguh dengan sikap yang harus disampaikan kepada publik. 

"Kami bisa andil sedikit atau banyaknya, atas tidak terjadinya penyelenggaraan ini. Dalam kontek lain kami punya sikap yang harus disampaikan kepada publik," ujarnya.

Ganjar pun mengatakan, jika ia meminta maaf kepada publik dalam kontek timnas U-20 yang tidak bisa bermain, ia juga mengatakan sikap nya sebagai kader partai dan mencoba menyampaikan cerita yang berpotensi akan merugikan. 

"Kami dorong timnas U-20 untuk tetap berjalan dan terselenggara tanpa Israel. Silahkan pemerintah bernegosiasi atau melobi agar tetap terselenggara," ucapnya.

Ganjar menegaskan ingin Piala Dunia bisa sukses dan terselenggara tetapi ia juga menjalankan tanggung jawab moral kepartaian mengenai misi yang harus dibawa terkait relasi dengan Israel. (*)

Sumber: Youtube/Mata Najwa

Baca Juga: Senasib dengan Ayu Dewi, Kiky Saputri Bongkar 3 Kesamaan Muhammad Khairi dengan Regi Datau

Load More