SUARA SOREANG - Heboh Syekh Puji nikahi bocah usia 12 tahun untuk dijadikan istri keduanya, Lutfiana Ulfa.
Pernikahan Lutfiana Ulfa dengan Syekh Puji memang menjadi perdebatan dan pertentangan dari beberapa pihak.
Hingga saat itu, Syekh Puji harus ikhlas ketika harus mendera di jeruji besi dan ia pasrah ketika berbagai tudingan buruk dilimpahkan kepadanya usai menikahi Lutfiana Ulfa.
Menurut penjelasan Syekh Puji, ia menikahi Lutfiana Ulfa merupakan langkah yang dia ambil untuk sebuah kepentingan.
Kepentingan yang dimaksud oleh Syekh Puji ini adalah memiliki keturunan untuk memperbanyak umat muslim dari garis keturunannya.
Karena pada saat itu, istri pertamanya belum juga memberikan seorang anak untuknya.
Bukan perkara keturunan yang sebenarnya menjadi perbincangan publik melainkan langkah Syekh Puji menikahi gadis usia 12 tahun, seolah-olah tak ada gadis yang telah dewasa dan siap dinikahi.
Tak sedikit pun tertarik dengan wanita yang telah dewasa, karena menurut Syekh Puji kebanyakan wanita yang berusia lebih tua sudah banyak yang rusak.
"Mereka sudah rusak!" tegas Syekh Puji.
Baca Juga: CEK FAKTA: Cristiano Ronaldo Pindah Agama Masuk Islam, Baca Dua Kalimat Syahadat di Qatar
Lebih lanjut, Syekh Puji menjelaskan kalau Nabi Muhammad SAW pun menikahi salah satu istrinya yang masih berusia belia.
"Kalau bicara soal nikah, saya kembali ke ajaran Nabi. Nabi juga menikahi anak kecil," kata Syekh Puji, dikutip dari Hops.ID pada Jumat (14/4/23).(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?