SuaraSoreang.id - Kematian Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu masih menjadi misteri.
AKBP Buddy ditemukan tewas diperlintasan kereta api kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada sabtu (29/042023) sekitar pukul 10.15 WIB.
Kematian AKBP Buddy diduga karena melakukan bunuh diri, namun pihak terkait sedang menyelidiki kasus kematian tersebut.
Banyak kecurigaan yang muncul dari kasus kematian AKBP Buddy ini, dilansir dari unggahan video @jangyou terdapat misteri-misteri kematian AKBP Buddy Alfrits.
1. AKBP Buddy diduga bunuh diri
AKBP Buddy ditemukan meninggal di rel kereta api kawasan Jatinegara, Polda Metro Jakarta Timur menyebut bahwa korban dalam keadaan sakit.
2. Keluarga bantah korban bunuh diri
Keluarga membantah bahwa AKBP Buddy melakukan bunuh diri, namun dijelaskan bahwa penyebab AKBP Buddy meninggal karena sakit dan baru menerima jabatan.
3. AKBP Buddy terima telfon sebelum meninggal
Sebelum ditemukan meninggal diperlintasan kereta api, AKBP Buddy menerima telfon dari seseorang 1 jam sebelum meninggal, keluarga turut meminta untuk diusut siapa sosok yang menelfon AKBP Buddy tersebut.
4. Sebelum ditemukan meninggal, AKBP Buddy sempat berpergian
Sempat berpergian keluar dan menggunakan jasa transportasi online, padahal mempunyai mobil pribadi yang biasa ia tunggangi saat beraktivitas keluar.
5. Keluarga mengungkap bahwa AKBP Buddy sosok yang religius
Dikenal sosok yang religius, keluarga tak menyangka dan menyangkal bahwa AKBP Buddy mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Alasan bunuh diri dinilai tidak masuk akal, sehingga hal ini turut memicu atensi netizen dengan menyisipkan berbagai macam komentar dugaan.
"Supir grabnya harus dicari apakah AKBP Budi pergi sendiri atau bersama orang lain" komentar xxx.
"Pasti ada yang sakit hati karena baru naik jabatan, bisa jadi keluarganya terancam jd demi aman keluarganya dia yang berkorban" komentar xxx.
"Lihat kamera CCTV, jgn² sudah digelapkan" komentar xxx.
"Cari grabnya salah satu kuncinya'" komentar xxx.
Sumber: Tiktok @jangyou30 / Suara.com - Chyntia Sami Bhayangkara
Berita Terkait
-
AKBP Buddy Tewas Bukan di Jalur Perlintasan Orang, Terekam CCTV Dekat Lokasi?
-
Keluarga Sebut-sebut Mafia Narkoba Di Balik Tewasnya AKBP Buddy: Dia Rohaniawan Gereja
-
Kejanggalan Kematian AKBP Buddy Versi Keluarga, Mustahil Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Keluarga Tak Yakin AKBP Buddy Alfrits Tewas Bunuh Diri, Curiga Ada Permainan Besar Mafia Narkoba
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan