/
Senin, 01 Mei 2023 | 11:15 WIB
Nikita Mirzani bela diri terkait lempar gelas dan setrika ke Antoni Dedola (Suara.com)

SUARA SOREANG - Nikita Mirzani mengakui bahwa dirinya melakukan kekerasan fisik terhadap Antoni Dedola alias Toni, yang merupakan suaminya, saat keduanya bertengkar.

Menurut Nikita, Toni-lah yang memulai pertengkaran tersebut. Pengakuan tersebut disampaikan oleh Nikita dalam siaran langsung di Instagram pada Minggu (30/4).

Nikita juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan kekerasan secara berlebihan, dan bahwa dia hanya bertindak karena Toni yang memulai.

Nikita mengungkapkan bahwa Toni telah mengucapkan sesuatu yang tidak pantas dan menyakitkan hatinya sehingga membuatnya marah dan melakukan tindakan kekerasan.

Nikita mengaku menampar Toni dan melempari pria Jerman tersebut dengan gelas dan setrika.

"Kalau gelas, iya memang itu kena ke dia dan gue sudah minta maaf ke dia. Itu dia masih marah soalnya dia itu sudah bicara yang enggak pantas ke gue," tutur Nikita.

"Kalau setrikaan itu enggak kena setrikaannya, cuma kabelnya doang. Itu pun enggak kena banget kok, jadi ya enggak bagaimana-bagaimana juga," bela Nikita Mirzani.

Nikita juga menyebut dirinya meminta maaf atas tindakannya dan mengatakan bahwa dirinya hanya melakukannya karena tidak bisa mengendalikan emosinya.

Nikita menolak untuk mengungkapkan apa yang dikatakan Toni yang membuat dirinya begitu marah dan kalap. Dia menyebutnya sebagai rahasia.

Baca Juga: Tersangka Hina Agama Lina Mukherjee Diperiksa Besok, Terancam Ditahan Polda Sumsel

Sementara itu, Toni disebut sudah kembali ke Jerman semenjak meninggalkan Nikita pada Kamis (27/4/2023).

Nikita menyebut bahwa Toni membawa kabur sejumlah tas ransel Gucci miliknya. Nikita sudah meminta Toni mengembalikan tas tersebut, namun hingga kini tidak ada respons dari Toni.

Di pihak lain, Toni telah memberikan klarifikasi melalui media sosialnya terkait tudingan-tudingan yang disampaikan oleh Nikita. 

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mencuri dari siapa pun, dan bahwa dia adalah seorang mantan polisi yang memahami hukum sepanjang hidupnya.

Lewat Instastory di akun Instagram miliknya, Sabtu (29/4/2023) Toni juga mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi dirinya untuk melakukan tindakan semacam itu. (*)

Load More