SUARA SOREANG - Nikita Mirzani mengakui bahwa dirinya melakukan kekerasan fisik terhadap Antoni Dedola alias Toni, yang merupakan suaminya, saat keduanya bertengkar.
Menurut Nikita, Toni-lah yang memulai pertengkaran tersebut. Pengakuan tersebut disampaikan oleh Nikita dalam siaran langsung di Instagram pada Minggu (30/4).
Nikita juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan kekerasan secara berlebihan, dan bahwa dia hanya bertindak karena Toni yang memulai.
Nikita mengungkapkan bahwa Toni telah mengucapkan sesuatu yang tidak pantas dan menyakitkan hatinya sehingga membuatnya marah dan melakukan tindakan kekerasan.
Nikita mengaku menampar Toni dan melempari pria Jerman tersebut dengan gelas dan setrika.
"Kalau gelas, iya memang itu kena ke dia dan gue sudah minta maaf ke dia. Itu dia masih marah soalnya dia itu sudah bicara yang enggak pantas ke gue," tutur Nikita.
"Kalau setrikaan itu enggak kena setrikaannya, cuma kabelnya doang. Itu pun enggak kena banget kok, jadi ya enggak bagaimana-bagaimana juga," bela Nikita Mirzani.
Nikita juga menyebut dirinya meminta maaf atas tindakannya dan mengatakan bahwa dirinya hanya melakukannya karena tidak bisa mengendalikan emosinya.
Nikita menolak untuk mengungkapkan apa yang dikatakan Toni yang membuat dirinya begitu marah dan kalap. Dia menyebutnya sebagai rahasia.
Baca Juga: Tersangka Hina Agama Lina Mukherjee Diperiksa Besok, Terancam Ditahan Polda Sumsel
Sementara itu, Toni disebut sudah kembali ke Jerman semenjak meninggalkan Nikita pada Kamis (27/4/2023).
Nikita menyebut bahwa Toni membawa kabur sejumlah tas ransel Gucci miliknya. Nikita sudah meminta Toni mengembalikan tas tersebut, namun hingga kini tidak ada respons dari Toni.
Di pihak lain, Toni telah memberikan klarifikasi melalui media sosialnya terkait tudingan-tudingan yang disampaikan oleh Nikita.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mencuri dari siapa pun, dan bahwa dia adalah seorang mantan polisi yang memahami hukum sepanjang hidupnya.
Lewat Instastory di akun Instagram miliknya, Sabtu (29/4/2023) Toni juga mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi dirinya untuk melakukan tindakan semacam itu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day
-
Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC