/
Rabu, 07 Juni 2023 | 11:29 WIB
Fandy Christian dan Dahlia Poland dalam unggahan Instagram (Instagram @fandych)

SUARA SOREANG - Fandy Christian berupaya untuk mendapatkan kembali hati Dahlia Poland setelah munculnya isu dugaan perselingkuhan.

Belakangan ini, Fandy Christian semakin giat mencari perhatian dari istrinya.

Meskipun mereka telah saling unfollow di Instagram, Fandy selalu memberikan komentar pada unggahan Dahlia Poland.

Yang terbaru, Fandy Christian terlihat meninggalkan komentar saat Dahlia mengunggah video singkat anaknya yang sedang bermain sepeda dan terjatuh ke depan.

"Jatuhnya kontenable," tulis Dahlia dalam keterangan unggahan tersebut.

Fandy memberikan respons terhadap unggahan tersebut melalui akun Instagram pribadinya @fandych lewat emoji tertawa hingga mengeluarkan air mata.

Namun, Dahlia Poland tampaknya memilih untuk mengabaikannya dan tidak membalas komentar tersebut.

Sebelumnya, Fandy juga melakukan hal serupa pada postingan Dahlia terkait ulang tahun anak kedua mereka.

"Happy birthday Rose," tulis Dahlia Poland dalam unggahan di akun Instagram-nya.

Baca Juga: Rebecca Klopper Minta Maaf Soal Video Syur Mirip Dirinya, Netizen: Perempuan Itu Korban

Fandy kembali meninggalkan komentar dengan menambahkan emoji hati berwarna biru pada unggahan tersebut.

Dalam unggahan itu pun Dahlia Poland memilih untuk tidak membalas komentar Fandy.

Alih-alih dapat balasan dari Dahlia, komentar Fandy malah dibanjiri tanggapan sejumlah warganet.

Kisruh rumah tangga Fandy dan Dahlia mencuat setelah sang istri membeberkan bukti chat mesra suaminya dengan seseroang yang menjadi lawan main di sinetron.

Diketahui setelah munculnya dugaan perselingkuhan antara Fandy Christian dengan lawan mainnya, yang diduga Andi Annisa, ayah dari tiga anak memilih bungkam.

Sementara itu Dahlia Poland juga belum memberikan klarifikasi setelah mengungkapkan dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Fandy.

Dahlia pun tidak lagi aktif mengunggah foto Fandy Christian dan hanya menunjukkan kekompakan dengan ketiga anak mereka. (*)

Load More