SUARASOREANG - Pesantren Al-Zaytun makin ramai disorot.
Menjadi kontroversial usai Ken Setiawan selaku mantan pengurus membongkar tabir buruknya.
Sebelumnya pemerintah Jawa Barat sudah menginstruksikan untuk pihak yang berwenang menyelidiki lebih dalam tudingan menyimpang tersebut.
Hingga dalam talkshow catatan demokrasi, Ken Setiawan berani memberikan kesaksian mengenai penyimpangan yang turut ia lakukan.
Dilansir dari unggahan video tiktok Jurnalis Turu, kreator menceritakan kronologis perbuatan menyimpang dalam Ponpes Al-Zaytun tersebut.
Tindakan santriwati dinilai aneh setelah pulang dari Ponpes Al-Zaytun dan bertemu dengan keluarga.
Kreator video tersebut menceritakan adanya tindakan mengambil uang santri dan melakukan pencucian otak.
"Jadi si anak perempuan itu, dia celingak celinguk bingung gitu kemudian bertanya kepada ibunya, ibu lihat baju saya nggak, kemudian si ibu seperti biasa saja bilang, barusan ibu cuci karena kan udah kotor gitu, si santriwati itu mendadak merah padam wajahnya kemudian membentak ibunya dengan mengatakan ibunya seorang yang kafir dan najis, diambil lah baju tersebut kemudian dibakar karena karena katanya masih kafir" ungkap kreator.
Baca Juga: Tak Capai Target Saat Merampok, Mantan Pengurus Ponpes Al Zaytun Ungkap Dicambuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Doa Awal Tahun Muharram yang Dibaca Selepas Magrib di Malam Tahun Baru Hijriah
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot
-
BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri
-
Ini Ritual Khusus Kerbau Bule Kyai Slamet Sebelum Kirab Malam 1 Suro
-
Diadang Polisi, Mahasiswa Uhamka Tuntut Evaluasi MBG dan Kenaikan BBM
-
Tuntutan Diterima DPRD Sumut, Mahasiswa Desak Pemerintah Turunkan BBM - Hapus MBG
-
IHR: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Karnaval Meriah dan Inul Daratista Hibur Ribuan Penonton
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Penampakan Honor X80 Pro Max Beredar, HP Midrange Baru dengan Baterai 11.000 mAh
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran