SUARA SOREANG – Baru-baru ini Dewi Perssik tengah menjadi perbincangan publik usai dirinya mengeluhkan ketua RT disekitar rumahnya yang menolak hewan kurban yang ia titipkan di instagram pribadinya.
Hal itu pun berlanjut dengan terjadinya mediasi dengan ketua RT tersebut untuk meluruskan sesuatu yang ditakutkan salah paham.
Akan tetapi, bukan dengan baik-baik perbincangan yang terjadi diantara keduanya kian lama kian panas, dan nada bicara pun kian tinggi.
“Masjid bukan tempat berak sapi sodara,” ucap ketua RT tersebut, dikutip pada (3/7/2023).
Dalam video tersebut terlihat dan terdengar Dewi Perssik dan ketua RT setempat saling berbicara dengan nada yang tinggi.
Bahkan karena terlalu ribut, beberapa warga malah melantunkan sholawat agar meredakan perdebatan panas yang tengah terjadi.
Warganet yang menyaksikan hal tersebut pun mengomentari sikap Dewi Perssik yang berbicara dengan nada tinggi pada saat mediasi.
“Dari pihak pak RT tak boleh ngomong, yang bisa ngomong dari pihak mak lampirnya aja,” tulis netizen
“Semangat pak RT, netizen udah pada pintar,” komentar yang lain.
Baca Juga: 5 Tips Mengembalikan Suara yang Hilang akibat Radang Tenggorokan
“Masjid punya umum tapi kan ada aturannya bu,” tulis netizen lainnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
6 Weton yang Berpotensi Kaya Raya, Sukses dan Hoki Sepanjang Hidup
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Fakta Menarik Norwegia vs Senegal: Dari Rekor Erling Haaland hingga Sejarah Gol Marcus Pedersen
-
Lombok Tengah Dukung Penutupan Sementara MBG Saat Libur Sekolah