SUARA SOREANG – Perawatan panjang yang dijalani David Ozora usai penganiayaan yang menimpa dirinya oleh Mario Dandy, tentu menyentuh hati banyak orang.
Pasalnya, kondisi David pasca penganiayaan tersebut dinilai cukup parah karena mendapatkan begitu banyak luka diluar dan dalam.
Sang ayah, Jonathan Latumahina adalah orang yang paling merasakan dampak dari penganiayaan tersebut, melihat anaknya dalam kondisi kritisa tentu membuatnya sakit hati.
Berbagai macam perawatan di rumah sakit telah dilakukan agar David Ozora dapat kembali sadar setelah koma.
Akan tetapi ternyata ada satu hal yang dilakukan ayah David Ozora sesaat sebelum David Ozora akhirnya membukakan mata.
Ayah David Ozora diberikan satu amalan yakni membaca surat alfatihah sebanyak seratus kali, hal ini ia ungkapkan pada saat dirinya berada di suatu podcast bersama dengan Denny Sumargo.
“Gua diberikan amalan supaya David cepet pulih, itu alfatihah 100x dan ketika selesai berdoa, doanya satu aja tapi syaratnya berat, bagaimana kamu harus bersih kamu ga boleh ada sakit hati dan dendam wah berat banget nih gua nyoba kan, ga bisa-bisa yang kebayang pelaku terus pelaku.” ungkapnya, dikutip dari Instagram @lambegosiip pada Rabu (21/6/2023).
“Sampai pada satu malam itu malam, ketika David dilepas ventilatornya jadi gua udah nyoba tetep ga bisa pada hari itu gua tiba tiba harus doa dan gua semangat doa dan ga kepikiran apapun.” tambahnya
“Doa udah selesai tiba-tiba tidur gua setelah sekian lama ga bisa tidur, gua kan waktu itu nginep di penginapan deket rumah sakit, pas ke rumah sakit pagi-pagi David melek, itu nangis gua waktu itu, semudah ini ya segala macam kesemerawutan kemarin tiba-tiba selesai ketika gua ikhlas dan meminta dia sembuh, itu bener-bener sebuah pengalaman yang membuat gua sendiri juga bingung gitu, gila bener-bener ini Allah maha pembolak-balik hati bener ini dan gua ngalamin,” tutur Ayah David Ozora. (*)
Baca Juga: Bali United Bersiap Hadapi Hong Kong Rangers di Liga Champions Asia
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Spesifikasi Outward 2: Game RPG Terbaru Bermisi Menarik, Ramah PC Kentang
-
Susunan Komisaris dan Direksi BRI Finance Terbaru, Ada Eks Rektor UII
-
Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Koperasi Desa Merah Putih, Apakah dapat Mengancam Ekonomi UMKM?
-
5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang