SUARA SOREANG - Beberapa hari ini tengah viral di media sosial seorang ibu yang menjadi TKW di Dubai.
Berdasarkan komunikasi terakhir dengan anaknya, sang ibu bernama Ida mengatakan bahwa ibunya disekap dan dijadikan budak seks.
Diketahui ibu Ida berangkat ke Dubai pada bulan Mei tahun 2022 lalu.
Tidak hanya itu sang suami, Suryana juga menceritakan bahwa disana hanya diberikan makanan berupa nasi setiap seminggu dua kali.
"Cuman di majikannya itu dapat sekitar tujuh bulan karena sering mengeluh mungkin kan di medsos karna kurangnya majikan memperhatikan masalah makanan," kata Suryana di kanal YouTube Uya Kuya TV pada Rabu (12/7/2023).
"Disana tuh masakan nasi tuh seminggu itu kadang dua kali selainnya itu dikasih cuman roti aja katanya enggak ada tenaga sampai berat badan menurun," lanjutnya
Ibu Ida sempat merasa tidak betah berada disana dan sempat berusaha untuk kabur. Namun, sayangnya ibu Tidak tidak bisa kembali dengan alasan sudah dibuatkan KTP oleh majikannya tersebut.
"Katanya kamu sudah nggak bisa kembali ke agen karena udah dibikinin KTP sama majikan kamu katanya, akhirnya mentok di situ," Ucap Suryana.
Karena tidak bisa kembali, akhirnya memutuskan untuk memaksa melanjutkannya sekitar setahun lamanya.
Baca Juga: Tak Membalas Pesan, Denise Chariesta Sebut Uya Kuya Pencitraan dan Bandingkan dengan Denny Sumargo
"Ya udah paksain dulu lah sedang setahun terus nanti minta pulang," Suryana. (*M-Candra)
Sumber: YouTube Uya Kuya TV
Berita Terkait
-
4 Fakta TKW Cianjur Dijadikan PSK di Dubai: Disekap Sindikat, Dipaksa Layani Pria Hidung Belang
-
Viral TKW Cianjur Diduga Jadi Budak Seks di Arab, Sang Anak Nangis Minta Tolong ke Kapolri
-
VIRAL! TKW Kepergok Berzina dengan Bapak Kost oleh Suaminya Sendiri, Begini Kisahnya
-
Salah Masuk Kamar, TKW Arab Ini Disuruh Tidur di Kamar Majikan: Minta Ampun
-
Kisah TKW Arab yang Harus Tidur Bersama Majikan Setiap Malam Gegara Hal Krusial Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam