SUARA SOREANG - Perseteruan antara mantan personel band Kotak, Posan Tobing, dengan anggota band lainnya, terkait masalah royalti, masih menjadi sorotan publik.
Namun, belakangan Posan mendapat cibiran dari netizen karena dianggap telah meledek wajah Tantri, vokalis Kotak, dengan perumpamaan pembantu.
Publik merasa bahwa apa yang disampaikan Posan sangat tidak pantas, karena selain merendahkan Tantri, juga meremehkan profesi asisten rumah tangga.
Setelah mendapat banyak hujatan, Posan Tobing menyampaikan permintaan maaf.
Ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang menyebut Tantri mirip pembantu.
Posan meminta publik untuk menonton video secara keseluruhan agar dapat memahami konteks dari ucapan yang diucapkannya.
"Kalau tersinggung saya minta maaf, tetapi itu bukan saya yang ngomong. Jadi tolong nonton video fullnya, tolong nonton video fullnya apa yang saya katakan," kata Posan Tobing, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (20/7/2023).
Posan kemudian menjelaskan bagaimana Tantri bergabung dengan KOTAK.
Ia mengatakan bahwa pada awalnya, dirinya yang memperjuangkan Tantri untuk masuk ke dalam band.
Baca Juga: Curhat Caleg Muda PSI Kurang Dana Kampanye, Grace Nathalie soal Pemilu.AI: Ini Solusi Banget
Meskipun banyak yang tidak setuju dengan keputusannya, Posan berusaha meyakinkan dengan memberikan referensi dari seorang teman.
Posan juga mengklarifikasi bahwa pernyataan tentang Tantri yang disampaikannya berasal dari orang-orang di sekitarnya, bukan dirinya secara langsung.
Ia menegaskan bahwa publik harus memahami bahwa itu bukan ucapan pribadinya.
Lebih lanjut, Posan tidak ingin terlalu lama terbebani dengan hujatan dan kritik yang datang.
Ia ingin tetap fokus memperjuangkan haknya yang belum terpenuhi oleh band Kotak, seperti yang ia sampaikan dalam somasi sebelumnya kepada Tantri, Chua, dan Cella, anggota lainnya dari Kotak.
"Saya tetap fokus kepada somasi yang saya lontarkan kepada Tantri, Chua dan Cella Kotak itu aja, saya tetep fokus ke situ," kata Posan
Meskipun pernyataannya telah menuai kontroversi, Posan Tobing tetap bertekad untuk menjalani proses hukum dan tidak membiarkan hal tersebut mengganggu fokusnya dalam memperjuangkan hak-haknya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring