SUARA SOREANG - Ridwan Kamil menyatakan, bahwa Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat yang akan menjadi menggantikannya dapat memimpin Jabar dengan aman dan nyaman.
Hal tersebut, disampaikan Ridwan Kamil atas dasar pencapaian kinerja selama memimpin Jawa Barat, yang diklaimnya sudah banyak kemajuan.
"Siapapun yang akan terpilih, saya yakin akan aman, nyaman karena Jawa Barat relatif sudah banyak reformasi, kemajuan," kata Kang Emil--sapaan akrabnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.
Menurut Kang Emil, Pj Gubernur Jabar nantinya hanya tinggal merawat apa yang sudah ia wariskan dalam kepemimpinannya sampai tiba gubernur baru terpilih.
"Tinggal dirawat aja dengan baik, selama satu setengah tahun sebagai penjabat sementara," kata Kang Emil.
Ia mengatakan, kini sudah ada tiga nama calon penjabat hasil dari usulan DPRD Jawa Barat.
Tinggal menunggu siapa calon yang bakal diusulkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), baru setelahnya diputuskan.
"Yang dari Kemendagri, saya belum tahu. Apapun itu keputusannya, ada di kewenangan Pak Jokowi sehingga pada saat saya berakhir 5 September, harusnya seminggu, dua minggu sebelumnya harusnya sudah diputuskan siapa," katanya.
3 Calon Penjabat Gubernur Jabar
Baca Juga: 5 Fakta Persib Bandung vs Bali United, Skor Kacamata dengan Laga Sengit Jual Beli Serangan
Sedangkan DPRD Jabar resmi mengusulkan tiga bakal calon Pj Gubernur Jawa Barat, satu di antaranya yaitu Bey Machmudin, yang menduduki jabatan sebagai Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.
Tak hanya itu, dua calon Pj Gubernur Jawa Barat yang diusulkan adalah Direktorat Jenderal Perundangan Kemenkumham, Asep Mulyana, dan Guru Besar Universitas Padjajaran Bandung, Keri Lestari.
Ketiga nama itu diusulkan untuk menggantikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang masa jabatannya berakhir pada 5 September 2023 mendatang. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran