SUARA SOREANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mengajukan tuntutan hukuman pidana 12 tahun penjara terhadap Mario Dandy Satriyo atas kasus penganiayaan berat yang direncanakan terhadap Cristalino David Ozora.
Selain itu, JPU juga menuntut agar Mario beserta dua terdakwa lain, yaitu Shane Lukas dan AG, membayar restitusi atau ganti rugi kepada David sebesar Rp 120 miliar.
"Menjatuhkan pidana terhadap Mario Dandy dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara," ucap jaksa saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikutip Selasa (15/7/2023)
Selain itu JPU juga meminta agar terdakwa Mario Dandy, saksi Shane Lukas, dan anak saksi AG secara bersama-sama dan seimbang membayar restitusi kepada David sebesar Rp 120.388.911.030 (Rp 120 miliar).
Menurut jaksa, Mario Dandy dianggap melanggar Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 75 C juncto Pasal 80 ayat 2 UU Perlindungan Anak.
Jaksa berpendapat bahwa bersama dengan Shane dan AG, Mario memiliki motivasi dan perencanaan sebelum melakukan penganiayaan terhadap David.
Juga diungkapkan bahwa Mario memanfaatkan hubungan masa lalu antara AG dan David sebelum kejadian penganiayaan terjadi.
Kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora viral dan jadi perbincangan publik.
Tak hanya Mario, sang ayah, Rafael Alun Trisambodo juga turut terseret dan ikut diselidiki terkait kasus pencucian uang setelah diketahui mempunyai kekayaan yang tak wajar dibanding jabatannya. (*)
Baca Juga: Tim Puslabfor Polri Datangi Halte TransJakarta Tendean Setelah Kebakaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan