SUARA SOREANG - Pihak kepolisian memberikan tanggapan terhadap fenomena munculnya permintaan sumbangan oleh warga di sepanjang jalan raya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus.
Dilansir dari akun Instagram @infotidayeuhkolot, Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Mangku Anom, mengungkapkan bahwa fenomena serupa juga terjadi di Kabupaten Bandung.
Mangku Anom menjelaskan bahwa banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan sebagai sarana meminta bantuan atau sumbangan menjelang peringatan 17 Agustus dengan berbagai dalih, seperti persiapan untuk lomba Agustusan atau kegiatan lain yang berkaitan dengan perayaan tersebut.
Meskipun terlihat sepele, tindakan ini sebenarnya dapat menimbulkan gangguan terhadap fungsi jalan yang seharusnya difungsikan untuk lalu lintas kendaraan.
Lebih lanjut, Mangku Anom menjelaskan bahwa tindakan meminta sumbangan di jalan raya dapat dikenai sanksi hukuman berupa kurangan penjara dan denda yang cukup signifikan.
Ancaman hukuman ini sesuai dengan Pasal 214 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yang menyatakan bahwa pelanggaran terhadap fungsi jalan dapat dikenai pidana penjara dengan maksimal satu tahun dan denda sebesar Rp24 juta.
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih memahami dan menghormati fungsi jalan serta mematuhi aturan yang berlaku, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Dengan demikian, diharapkan lingkungan jalan raya tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Review Film A Man Called Otto: Seni Menerima Kehilangan dan Luka Masa Lalu
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
BBM Jenis Pertamax Naik, Ojol: Sejak Awal, Saya Pakai Pertalite
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa