SUARA SOREANG - Skandal perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz menjadi perbincangan dan viral di internet.
Imbas perselingkuhan tersebut, Lady Nayoan, istri Rendy sempat mengajukan gugatan cerai dan bercerita di berbagai podcast mengenai kisruh rumah tangga akibat perempuan idaman lain.
Berbeda dengan Rendy dan Lady, pasangan Syahnaz dan Jeje Govinda memilih untuk tetap akur dengan pamer kemesraan yang diunggah lewat media sosial.
Hal serupa juga kemudian terjadi pada pasangan Rendy dan Lady yang, setelah melewati serangkaian drama, akhirnya memutuskan rujuk, dan juga pamer kemesraan pada media.
Mengapa seseorang pamer kemesraan usai terjadi perselingkuhan dan kembali pada pasangan semula?
Melansir berbagai sumber, pasca terjadinya perselingkuhan dalam suatu hubungan, langkah-langkah untuk menunjukkan kasih sayang dan keintiman memiliki implikasi yang mendalam dari segi psikologis.
Dalam momen-momen sulit ini, terdapat beberapa alasan yang mendorong pasangan untuk mengekspresikan kasih sayang secara intensif:
1 Membangun Kembali Kepercayaan
Setelah terjadi perselingkuhan, kepercayaan menjadi komponen krusial yang harus dipulihkan.
Menurut Couples Academy, tindakan-tindakan penuh kasih sayang dapat menjadi cara bagi pasangan yang terlibat dalam perselingkuhan untuk menunjukkan komitmen mereka dalam membangun kembali kepercayaan yang hilang.
Baca Juga: Nikita Mirzani Tolak Pinangan Partai di Pemilu 2024 Gegara Sosok Capres Ini
Melalui pengungkapan perasaan melalui kasih sayang, pasangan yang bersangkutan berupaya memberikan jaminan bahwa mereka serius dalam usaha memperbaiki hubungan.
2 Menyatakan Cinta dan Penyesalan
Bagi kedua pasangan, terutama yang bersalah atas perselingkuhan, menunjukkan kasih sayang dapat menjadi saluran untuk menyatakan cinta dan penyesalan yang mendalam.
Mengutip laman Goasksuzie, kehadiran tindakan penuh kasih sayang bisa menjadi cara bagi pihak yang bersalah untuk mengungkapkan rasa penyesalan yang tulus dan keinginan kuat untuk memperbaiki segala yang telah rusak.
3 Menghidupkan Kembali Intimasi
Perselingkuhan sering kali mengakibatkan keretakan dalam keintiman pasangan.
Namun, tindakan penuh kasih sayang seperti sentuhan fisik yang hangat atau saling berpegangan tangan dapat membantu menghidupkan kembali getaran intim yang mungkin hilang akibat perselingkuhan tersebut.
Ini bisa membuka jalan bagi perbaikan hubungan secara keseluruhan, baik dari segi emosional maupun fisik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP
-
Akhir Tragis Irak: Dulu Bantai Timnas Indonesia, Berakhir Bulan-bulanan di Piala Dunia 2026
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen
-
5 Body Lotion SPF 50 dengan Sensasi Sejuk, Ampuh Proteksi Kulit dari Cuaca Panas Ekstrem
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL