SUARA SORENG - Usai mendapat laporan berbagai pihak soal konten jilat es krim, pihak kepolisian akhirnya memanggil selebgram Oklin Fia.
Berbeda dengan penampilan di konten dan sejumlah podcast yang serba ketat dan terkesan pamer lekuk tubuh, outfit Oklin Fia saat dipanggil ke kantor polisi tampak lebih longgar.
Memakai pakaian longgar warna hitam dan mengenakan masker, Oklin lebih banyak menunduk saat menemui pewarta.
Hal tersebut pun memancing pertanyaan, mengapa seseorang (di Indonesia misalnya) cenderung berprilaku alim saat dirinya tersandung masalah hukum seperti yang dilakukan Oklin Fia?
Melansir beragam sumber, orang Indonesia yang mengubah penampilannya menjadi lebih alim ketika berhadapan dengan hukum dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pertimbangan budaya, sosial, dan hukum.
Berikut adalah beberapa alasan yang mungkin:
Norma budaya dan agama
Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, dan Islam memainkan peran penting dalam membentuk norma dan nilai masyarakat.
Dalam budaya Indonesia, ada penekanan kuat pada kesalehan agama dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam.
Menurut Sciene Direct, mengubah penampilan seseorang agar terlihat lebih alim atau saleh dapat dilihat sebagai cerminan pengabdian agama dan keinginan untuk menyesuaikan diri dengan ekspektasi budaya.
Baca Juga: 8 Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan, Nomor 5 Paling Sering Dilanggar
Tekanan dan persepsi sosial
Melansir Jstor, masyarakat Indonesia mungkin merasakan tekanan sosial untuk menyesuaikan diri dengan ekspektasi agama, terutama di ruang publik atau ketika berhadapan dengan hukum.
Mengubah penampilan menjadi lebih alim atau saleh dapat menjadi cara untuk mendapatkan penerimaan sosial, rasa hormat, atau menghindari penghakiman dari orang lain yang mungkin memiliki pandangan agama yang konservatif.
Implikasi hukum
Mengutip Aljazeera, Indonesia memiliki daerah-daerah yang memberlakukan hukum Islam, seperti Aceh, di mana interpretasi yang ketat terhadap prinsip-prinsip Islam diterapkan
Di daerah-daerah ini, individu mungkin merasa terdorong untuk mengubah penampilan mereka untuk menyesuaikan diri dengan peraturan agama dan menghindari konsekuensi hukum.
Sebagai contoh, individu dapat memilih untuk mengenakan pakaian yang lebih konservatif atau mematuhi standar dandanan tertentu untuk menghindari hukuman atau pengawasan dari otoritas agama.
Penting untuk dicatat bahwa alasan-alasan ini tidak lengkap, dan motivasi individu dapat bervariasi.
Selain itu, keputusan untuk mengubah penampilan adalah pilihan pribadi yang dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk budaya, agama, dan keyakinan pribadi. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas