SUARA SOREANG - Lucinta Luna menjadi sorotan warganet karena diduga melakukan gimmick terkait masalah kesehatan mental.
Sebelumnya, Lucinta Luna kedapatan menghapus berbagai unggahan di akun media sosialnya.
Dalam sebuah unggahan Lucinta Luna mengaku kesehatan mentalnya terganggu karena ujaran kebencian dari sejumlah warganet.
Lucinta Luna juga mengunggah video pendek saat mencukur sebagian rambutnya hingga botak, yang dikaitkan dengan isu kesehatan mental yang ia klaim tengah dihadapinya.
Namun, Lucinta kedapatan mengembalikan berbagai unggahan yang sebelumnya hilang.
Terkait aksi memangkas sebagian rambutnya hingga botak rupanya terkait promosi sebuah klinik transplantasi rambut.
Melansir berbagai sumber, ketika selebriti berbohong tentang masalah kesehatan mental hal itu dapat menimbulkan sejumlah efek seperti:
Merusak kredibilitas
Melansir laman Working On The Body, ketika selebriti berbohong tentang kesehatan mental mereka, hal itu dapat merusak kredibilitas dan kepercayaan pada mereka.
Hal ini juga dapat menimbulkan skeptisisme dan mempersulit individu untuk membedakan masalah kesehatan mental yang sebenarnya dengan klaim yang salah.
Baca Juga: Nelayan KNP Sumsel Bantu Warga Pesisir dan Dorong Pelestarian Ekosistem Sungai
Pengalaman yang tidak valid
Menurut blog Cassandra Bankson, klaim palsu tentang kesehatan mental dapat mematahkan pengalaman individu yang benar-benar berjuang dengan penyakit mental.
Hal ini dapat melanggengkan kesalahpahaman dan berkontribusi pada kurangnya pemahaman dan empati.
Berdampak pada persepsi publik
Kebohongan selebriti tentang kesehatan mental dapat memengaruhi persepsi dan sikap publik terhadap penyakit mental.
Hal ini dapat memperkuat stereotip atau berkontribusi pada budaya skeptis dan ketidakpercayaan, menurut artikel yang dimuat Biomed Central.
Penting bagi selebriti untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab ketika membahas kesehatan mental mereka.
Pengungkapan yang jujur dan otentik dapat berdampak positif dalam mengurangi stigma dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK
-
4 Rekomendasi HP Infinix Baterai Jumbo Paling Murah yang Tahan Lebih dari Dua Hari
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Huawei Watch GT Runner 2 Meluncur Global: Smartwatch Ringan dengan Fitur Lari Canggih
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Tragedi Nyaris Pecah di Karang Papak: 4 ABG Bandung Digulung Ombak, Polairud Terjang Arus Maut