SUARA SOREANG - Kuasa hukum DJ Verny Hasan, Jeffry Simatupang tampaknya tidak ingin mendampingi kliennya lagi bila mana kasus dengan Denny Sumargo malah berkembang ke arah lain.
Berawal dari rasa penasaran dr Richard Lee dengan tindakan Jeffry SImatupang, bila Verny Hasan tetap meminta tes DNA ketika atau keempat kali dengan alasan yang sama, yakni ragu dengan hasilnya.
Jeffry Simatupang menegaskan dirinya akan mundur sebagai kuasa hukum Verny Hasan kalau terus meminta tes DNA berulang, terlepas dari hasil tes kedua nol persen atau tidak.
"Kan sudah keluar dan hasilnya bukan, kenapa mau yang kedua? nanti kalau sudah tes DNA kedua, minta yang ketiga?," ucap dr Richard Lee.
"Kalau itu saya sebagai lawyer, tes DNA kedua dilaksanakan. Hasilnya apapun, kalau klien kami minta lagi, saya bisa mundur," kata Jeffry Simatupang.
Jeffry bahkan akan membuat perjanjian dengan Verny Hasan, bahwa tes DNA kedua kalinya ini merupakan yang terakhir dan tidak ada pengajuan lagi.
"Kita buat perjanjian, bahwa ini tes DNA terakhir dan konsekuensi hukumnya gimana? kan kita berbicara ada perjanjian di situ," katanya.
Sebelumnya, Jeffry Simatupang menerangkan, bahwa sah-sah saja kliennya, Verny Hasan meminta untuk tes DNA dua kali terhadap Denny Sumargo.
Menurut Jeffry, Verny Hasan melakukan tes DNA kedua kalinya ini demi anaknya yang berhak mengetahui ayah biologisnya.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Ikram Rosadi sebelum Nikahi Larissa Chou
"Kalau ditanya untuk apa, kan ada anak di sini bukan untuk dirinya," kata Jeffry Simatupang, dikutip dari kanal YouTube dr Richard Lee. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas