SUARA SOREANG - Pemerintah telah mengambil langkah untuk menutup fitur TikTok Shop sejak Rabu, 3 Oktober 2023.
Keputusan ini membuat Dewi Zuhriati, ibu dari selebgram Fujianti Utami alias Fuji, merasa sangat sedih karena tidak bisa lagi berjualan di TikTok Shop.
Fuji, sebagai anak yang peduli, berusaha menghibur dan memberikan dukungan kepada ibunya dalam momen sulit ini.
Salah satu caranya adalah dengan memberikan hadiah istimewa kepada Oma Dewi (panggilan Dewi Zuhriati).
Fuji memberikan hadiah berupa buket uang pecahan seratus ribu yang diatur dengan indah, menyerupai buket bunga lengkap dengan kartu ucapan.
Buket tersebut berisi banyak uang pecahan seratus ribu yang dirangkai dengan apik.
Fuji berbagi momen ini di akun Instagram pribadinya dengan mengunggah foto yang menampilkan dirinya bersama Dewi dan sang ayah, Haji Faisal.
Dalam foto tersebut, ketiganya terlihat mesra, dengan Fuji memeluk kedua orangtuanya.
Oma Dewi duduk di tengah sambil memegang buket uang yang diberikan oleh Fuji. Mereka tersenyum bahagia ke arah kamera.
Baca Juga: GenBI Mengajar 2023: Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah serta Bangga Berbudaya Jogja
Dalam keterangan foto, mantan kekasih Thariq Halilintar itu mengungkapkan bahwa ibunya merasa sedih karena tidak dapat lagi berjualan di TikTok Shop.
Sebagai anak yang penuh empati, Fuji menghibur Dewi dan mengingatkannya bahwa rezeki telah diatur oleh Allah dengan sempurna.
"Kacian mama sedih udah gabisa live tiktok shop lagi, gapapa rezeki udah diatur ya ma," tulis Fuji dalam caption foto tersebut, dikutip Jumat (6/10/2023).
Fuji juga menyebutkan kakaknya, Frans Faisal, yang akan berulang tahun besok dan juga merasa sedih karena tidak bisa lagi melakukan live shopping.
Ia bahkan bertanya tentang kado apa yang ingin diberikan kepada kakaknya.
Gestur mengharukan Fuji untuk menghibur ibunya mendapat banyak apresiasi dari warganet yang tergerak oleh kepeduliannya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026