Suara.com - Kiprah tunggal putri Denmark Sofie Holmboe Dahl di Daihatsu Indonesia Masters 2018 berakhir di hari pertama. Sofie dipaksa menyerah wakil Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.
Dalam pertandingan tersebut Sofie yang mendapat tekanan sejak awal, kalah dua game langsung 21-12 dan 21-13.
Tersingkir di kualifikasi, Sofie mengakui kehebatan Gregoria. Pebulutangkis asal Denmark mengaku kesulitan mematahkan tekanan yang dilancarkan wakil Indonesia. Sehingga dirinya gagal mengambil alih kendali yang nyaman dimainkan Gregoria sejak awal.
"Dia (Gregoria) mengontrol sepanjang waktu. Saya pikir agak sulit untuk menekan balik. Dia memiliki banyak pukulan yang bagus," kata Sofie usai pertandingan.
Soal wajah baru Istora Senayan, Sofie pun angkat jempol. Menurutnya, venue yang disiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut sangat bagus dan membuat pemain nyaman.
"Sangat bagus. Ini sangat cantik, suasananya cukup bagus. Lapangannya juga. Senang bermain di sini," tambahnya.
Indonesia Masters 2018 digelar hari ini, Selasa (23/1/2018). Ajang level 500 tersebut bakal digelar hingga 28 Januari mendatang.
Berita Terkait
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
Kekalahan Raymond/Joaquin di Final Jadi Sorotan
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells