Suara.com - Pasangan ganda putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta melaju ke putaran dua Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters 2018 dan siap menghadapi juara dunia, Chen Qingchen/Jia Yifan, di turnamen yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta.
Della/Rizki berhasil melaju ke putaran dua turnamen grade II level 4 (Super 500) selepas menang atas sesama pasangan Indonesia, Tiara Rosalia Nuraidah/Nisak Puji Lestari, dengan skor 21-11, 21-9. Sementara Chen/Jia ke putaran dua dengan mengalahkan pasangan Indonesia, Zara Faza Azka/Brigita Marcelia Rumambi, dalam dua gim 21-11, 21-13.
Ditemui di lokasi pertandingan, Rabu (24/1/2018), Della/Rizki mengaku siap menghadapi laga melawan Chen/Jia yang merupakan unggulan pertama di turnamen ini.
Pasalnya catatan rekor pertemuan sementara diungguli Della/Rizki dengan kedudukan 1-0. Della/Rizki menang di Denmark Terbuka Super Series Premier 2017, dengan skor 21-23, 21-18, 21-10.
"Waktu di Denmark itu kami mainnya nothing to lose. Kami mengeluarkan apa yang kami punya, dan semangat saja," ucap Della soal pertemuan dengan Chen/Jia.
Meski demikian, Rizki menilai pertandingan melawan Chen/Jia akan cukup sulit, pasalnya mereka merupakan pemain yang cukup lengkap dan memiliki pola permainan menyerang dan terkadang reli.
"Mereka memang cukup komplit sih," kata Rizki menambahkan.
Sementara itu, menurut Rizki, dalam pertandingan putaran pertama Indonesia Masters 2018, kemenangan dia dan pasangannya karena sudah saling mengetahui pola permainan Nisak/Tiara.
"Mungkin karena melawan teman sendiri, dan Tiara mantan partner juga. Jadi kami sudah tahu permainan mereka. Itu saja sih kunci kemenangan tadi," tutur Rizki.
Adaptasi lapangan yang cukup berangin disebutkan Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, sebagai kunci utama yang harus diwaspadai Della/Rizki.
"Baik Rizki/Della maupun Chen/Jia sama-sama masih adaptasi. Kuncinya besok harus bisa beradaptasi dengan lapangan yang cukup berangin. Strategi awal sudah kami siapkan, tapi nanti waktu pertandingan berjalan akan ada strategi khusus di lapangan," ucap Eng.
Eng juga menyebutkan tak akan mudah menghadapi pasangan juara dunia asal Cina tersebut. Titel juara dunia yang direbut Chen/Jia tentunya membuat siapapun lawan akan mendapat tekanan tersendiri.
"Chen/Jia bagus di konsistensi speed dan power. Soal lawan yang juara dunia, pasti ada tekanan untuk semua lawan mereka. Ini yang harus bisa diatasi Rizki/Della. Jangan cuma lihat lawan itu juara dunia, ingat juga kalau mereka pernah menang dan peta kekuatan ganda putri sudah merata, tidak ada yang paling mendominasi," ujarnya.
Skuat ganda putri pelatnas sendiri masih banyak yang belum bertanding di putaran pertama hari ini. Mereka adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Nitya Krishinda Maheswari/Yulfira Barkah, Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Serena Kani/Virni Putri serta Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma. (Antara)
Berita Terkait
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
Kekalahan Raymond/Joaquin di Final Jadi Sorotan
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal