Suara.com - Valentino Rossi mengaku cukup puas dengan hasil hari terakhir tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, kendati terlempar dari posisi lima besar (Top 5).
Pada tes yang berlangsung, Selasa (30/1/2018) kemarin, pebalap Movistar Yamaha ini hanya menempati urutan kedelapan, tepat di belakang juara bertahan MotoGP, Marc Marquez.
Catatan waktu terbaik Rossi hanya 1 menit 59,449 detik dari 54 lap yang dilahap. Dia terpaut 0,619 detik dari mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo (Ducati), yang keluar sebagai yang tercepat.
Rossi mengatakan, penyebab dirinya gagal masuk Top 5 lantaran motor Yamaha YZR-M1 2018 yang dikendarainya kehilangan daya cengkeram (grip) ban.
"Pertama-tama, kami mencoba segala sesuatu dan memiliki misi yang jelas, tapi hari itu merupakan hari yang sulit," kata Rossi, dikutip dari laman resmi Yamaha MotoGP, Rabu (31/1/2018).
"Kami sedikit mengalami kesulitan, karena kami kehilangan grip yang membuat kami sedikit kehilangan posisi."
"Tapi, dibandingkan tahun lalu, kami mengalami perkembangan dari segi kecepatan, begitu juga dengan penggunaan ban."
"Kami sadar ini pekerjaan yang sulit, kami harus berkembang, tapi tes hari terakhir tersebut cukup positif (buat kami)," pungkas Rossi.
Tes pramusim MotoGP berikutnya akan berlangsung di Buriram International Circuit, Thailand, 16-18 Februari mendatang.
Baca Juga: Berharap Bisa Lebih Cepat, Zarco Bakal Contek Gaya Balap Lorenzo
Tag
Berita Terkait
-
Dapat Tawaran Kemitraan dari Aprilia, VR46 Racing Tetap Pilih Ducati
-
Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP
-
Ini Daftar 5 Film yang Lagi Trending di Netflix Indonesia
-
Jadwal MotoGP Brasil 2026: Diogo Moreira Balapan di Kampung Halaman
-
Yamaha Fazzio Resmi Diekspor ke Jepang, Harganya Bikin Melongo Nyaris Setara Nmax
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025