Sport / Raket
Jum'at, 02 Februari 2018 | 14:12 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto. [Humas PBSI]

Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, mengaku sudah lebih solid dibanding sebelumnya, meski harus tersingkir dari India Open 2018 usai kalah dalam duel "Perang Saudara" melawan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Ricky/Debby baru saja dipasangkan pada awal tahun 2018. Ajang India Open 2018 menjadi turnamen ketiga bagi mereka. Sebelumnya Ricky/Debby mengikuti turnamen Malaysia Masters dan Indonesia Masters.

Di India Open 2018, Ricky/Debby menyerah dua game langsung di babak kedua, Kamis (1/2/2018) kemarin, dari Praveen/Melati, dengan skor 19-21 dan 19-21.

Kendati gagal bersinar, namun Ricky/Debby menyebut kolaborasi keduanya sudah menunjukkan progres yang baik.

"Kami sudah melewati tiga turnamen, komunikasinya sudah semakin enak, begitu pun rotasinya, kami mulai menemukan permainan kami. Secara keseluruhan, permainan kami sudah lebih baik," kata Debby, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (2/2/2018).

"Untuk pertandingan hari ini, memang lawan teman sendiri itu lebih susah karena sudah tahu pola mainnya, kekurangan dan kelebihannya. Kami tidak bisa memanfaatkan kesempatan, padahal ada beberapa pengembalian lawan mudah dimatikan, tapi kami tidak bisa mematikan," beber Debby.

Foto: Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, di ajang India Open. [Humas PBSI]

"Walaupun kalah, tapi penampilan kami sudah membaik, kami sudah bisa mengembangkan permainan. Sayangnya masih membuat kesalahan sendiri," kata Ricky.

Baca Juga: Hendra / Ahsan Pecundangi Unggulan Tiga India Terbuka 2018

Ricky/Debby rencananya akan kembali bertanding pada ajang Jerman Open 2018, awal Maret mendatang.

Load More