Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, mengaku sudah lebih solid dibanding sebelumnya, meski harus tersingkir dari India Open 2018 usai kalah dalam duel "Perang Saudara" melawan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Ricky/Debby baru saja dipasangkan pada awal tahun 2018. Ajang India Open 2018 menjadi turnamen ketiga bagi mereka. Sebelumnya Ricky/Debby mengikuti turnamen Malaysia Masters dan Indonesia Masters.
Di India Open 2018, Ricky/Debby menyerah dua game langsung di babak kedua, Kamis (1/2/2018) kemarin, dari Praveen/Melati, dengan skor 19-21 dan 19-21.
Kendati gagal bersinar, namun Ricky/Debby menyebut kolaborasi keduanya sudah menunjukkan progres yang baik.
"Kami sudah melewati tiga turnamen, komunikasinya sudah semakin enak, begitu pun rotasinya, kami mulai menemukan permainan kami. Secara keseluruhan, permainan kami sudah lebih baik," kata Debby, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (2/2/2018).
"Untuk pertandingan hari ini, memang lawan teman sendiri itu lebih susah karena sudah tahu pola mainnya, kekurangan dan kelebihannya. Kami tidak bisa memanfaatkan kesempatan, padahal ada beberapa pengembalian lawan mudah dimatikan, tapi kami tidak bisa mematikan," beber Debby.
Foto: Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, di ajang India Open. [Humas PBSI]
"Walaupun kalah, tapi penampilan kami sudah membaik, kami sudah bisa mengembangkan permainan. Sayangnya masih membuat kesalahan sendiri," kata Ricky.
Baca Juga: Hendra / Ahsan Pecundangi Unggulan Tiga India Terbuka 2018
Ricky/Debby rencananya akan kembali bertanding pada ajang Jerman Open 2018, awal Maret mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Harga dan Fitur iPhone 17 Pro Max, Viral Video Pejabat Diduga Flexing saat Beri Keterangan Pers
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang