- Kevin Diks dan deretan pemain Timnas Indonesia lainnya mengecam keras serangan rasisme yang menimpa Ricky Kambuaya usai laga Dewa United vs Persib Bandung.
- Ricky Kambuaya mengungkap bukti pesan dan komentar rasis di akun Instagram pribadinya setelah pertandingan pekan ke-28 BRI Super League tersebut berakhir imbang 2-2.
- Tragedi rasisme ini menambah catatan kelam sepak bola Indonesia, mengingat bek asing Dewa United asal Brasil, Johnathan Carlos, juga mengalami pelecehan serupa.
Suara.com - Pemain keturunan Timnas Indonesia, Kevin Diks, meluapkan kemarahannya kepada oknum suporter akibat serangan rasisme brutal yang menimpa rekannya, Ricky Kambuaya.
Tragedi memalukan ini mencoreng wajah kompetisi BRI Super League 2025/2026 sesaat setelah laga panas antara Dewa United melawan Persib Bandung berakhir imbang 2-2.
Sikap tegas Kevin Diks bersama bintang skuad Garuda lainnya menjadi tamparan keras bagi ekosistem sepak bola nasional yang dinilai masih darurat edukasi soal toleransi.
Solidaritas Skuad Garuda Melawan Rasisme
Kemarahan Kevin Diks memuncak ketika mengetahui Ricky Kambuaya diserang dengan kata-kata rasial melalui kolom komentar dan pesan langsung di akun Instagram pribadinya.
Bek tangguh yang merumput di Eropa ini merasa sangat kecewa dengan perilaku tidak beradab dari segelintir oknum penggemar sepak bola di tanah air.
"Tidak dapat dipercaya," tulis Kevin Diks lewat akun @kevindiks2 untuk menanggapi perlakuan tak bermoral tersebut.
Emosi serupa juga ditunjukkan oleh penyerang Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, yang memberikan emotikon tepuk jidat sebagai tanda frustrasi atas kelakuan oknum warganet.
Striker andalan Timnas Indonesia, Rafael Struick, tak ketinggalan memberikan suntikan dukungan mental kepada gelandang asal Papua tersebut.
Baca Juga: Momen Rizky Ridho Jadi Fotografer Dadakan untuk Emak-Emak Jelang PSIM Yogyakarta Vs Persija
"Tetap kuat saudaraku," tulis Struick via akun @rafaelstruick untuk menguatkan rekan seperjuangannya di tim nasional.
Noda Hitam di Laga Dewa United vs Persib
Kasus pelecehan verbal ini bermula usai peluit panjang berbunyi dalam laga pekan ke-28 di Banten International Stadium pada Senin (20/4/2026).
Ricky Kambuaya secara terbuka membagikan bukti serangan rasisme yang diterimanya melalui unggahan di akun Instagram @richardo_r55.
Aksi tidak sportif di dunia maya ini sangat kontras dengan semangat persaudaraan yang seharusnya dijunjung tinggi dalam industri olahraga.
Rekan setim Kambuaya di Dewa United, Egy Maulana Vikri, turut mengutuk keras tindakan diskriminatif yang kembali terulang di liga domestik.
Tag
Berita Terkait
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman
-
2 Rapor Merah Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026
-
Jadwal Padat dan Pindah Venue, Persija Jakarta Tetap Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta
-
Unik! Mojang Jawa Barat Ini Tampilkan Kostum Persib Bandung di Puteri Indonesia 2026
-
Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika
-
Gaji Skuad Sassuolo Dibongkar Media Italia, Jay Idzes Tembus Puluhan Miliar Rupiah
-
Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
-
Tak Biasa, Jude Bellingham Beli Saham Klub Kriket
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM