Suara.com - Wahyudi Putra belum berhasil menyumbang medali emas bagi Indonesia. Dalam final lari 5.000 meter putra test event Asian Games 2018, pelari nasional ini menempati urutan terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2018).
Wahyudi yang start dari lane 1 gagal bersaing dengan Lakshmanan Govindan (India), Takanori Ichikawa (Jepang), dan Pushpalrumara R.M.S (Sri Lanka).
Sejak memasuki pertengahan lomba, Wahyudi sudah tertinggal jauh di belakang. Sedangkan, Govindan, Ichikawa, dan Pushpalrumara tersu bersaing ketat.
Perlahan tapi pasti Govindan mulai meninggalkan kedua pesaingnya. Sedangkan, Pushpalrumara mencoba terus menempel Ichikawa yang berlari di depannya.
Saat lomba sudah memasuki jarak 4.000 meter, pelari kelahiran 5 Juni 1990 mulai mendekati Wahyudi yang hanya berjarak kurang dari 100 meter.
Govindan meningkatkan tempo larinya 100 meter jelang finis dan akhirnya berhasil meng-overlap Wahyudi saat menyentuh garis finis.
Lakshmanan Govindan finis pertama dengan catatan waktu 13 menit 56,30 detik, dan berhak atas medali emas. Disusul kemudian oleh Takanori Ichikawa dengan waktu 14 menit 19,10 detik.
Sedangkan, Pusphalrumara R.M.S berhak atas medali perunggu setelah finis dengan waktu 14 menit 34,86 detik. Wahyudi sendiri finis dengan catatan waktu 14 menit 59,24 detik.
Baca Juga: Asian Games 2018, Tim Angkat Besi Indonesia Siapkan Kuda Hitam
Berita Terkait
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026