Suara.com - Pebalap Ferrari Sebastian Vettel menjadi yang tercepat pada uji pramusim Formula 1 di Circuit de Catalunya pada Selasa, sedangkan rivalnya di kubu Mercedes Lewis Hamilton "mengorbankan" jadwalnya.
Vettel, yang seperti Hamilton merupakan juara dunia sebanyak empat kali, mencatatkan waktu tercepat dengan catatan 19,673 detik pada ban lunak dan juga menyelesaikan lap terbanyak meski kemudian turun salju.
Catatan waktu pebalap Jerman ini lebih cepat dibandingkan yang dicatatkan tim manapun pada uji pertama di Barcelona, namun ia berkata bahwa Ferrari berfokus pada daya tahan ketimbang performa pada fase ini.
"Dari sudut pandang operasional, semuanya berjalan mulus dan saya katakan mobil ini bekerja dengan baik. Namun kondisi-kondisi hari ini bukan hal yang biasanya berlangsung di mobil F1," kata Vettel.
Hamilton semestinya melakukan tes pada sore hari, namun Mercedes mengubah jadwal untuk menjaga rekan setimnya yang berasal dari Finlandia Valtteri Bottas dapat menggunakan mobil sepanjang hari ketimbang membuang waktu dengan pergantian.
Rehat makan siang yang biasanya berlangsung dibatalkan.
"Dengan kondisi-kondisi cuaca yang naik-turun, dan kehilangan trek waktu yang kami miliki pada hari ini, masuk akal untuk mempertahankan Valtteri di mobil pada sore ini," kata pebalap Britania itu pada peninjauan ulang tim perihal kegiatan hari ini.
"Setelah melaju pada pagi hari, ia telah nyaman di dalam mobil dan kami akan kehilangan sekitar satu jam waktu melaju dengan pergantian pebalap," tambah sang juara bertahan.
"Dengan tidak adanya pemahaman nyata mengenai apakah cuaca baik akan datang atau tidak, saya mengambil keputusan untuk mengorbankan waktu itu demi tim dapat memahami mobil dengan lebih baik melalui rencana melaju."
Gas-gas panas Bottas berada di urutan kedua secara keseluruhan, lebih lambat 0,303 detik dibanding Vettel, dengan waktu terbaiknya juga diukir melalui ban-ban lunak.
"Saya tidak pernah berpikir saya pernah berkendara dalam kondisi-kondisi dingin sebelumnya di Formula 1," kata pebalap Finlandia ini.
"Ban-ban tidak dibuat untuk kondisi-kondisi seperti ini." McLaren memiliki pagi yang lebih baik ketimbang pada Senin, ketika mobil Fernando Alonso kehilangan roda dan masuk ke "gravel," di mana pebalap Belgia Stoffel Vandoorne berada di urutan ketiga tercepat namun dengan hanya mencatatkan 37 lap.
Tim mengatakan terdapat kebocoran klip knalpot yang menyebabkan gas-gas panas terdorong kembali menuju dudukan kabel yang mencakup kabel rem. McLaren menarik mobilnya, namun cuaca telah memburuk saat mobil mereka kembali siap digunakan.
Berita Terkait
-
Clash of Legends 2026: Barca Legends Libas DRX World Legends 3-0
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Terkini
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!